oleh

Diduga Keracunan saat Kuras Sumur, 3 Warga Tewas dengan Mulut Berbusa

JABAREKSPRES.COM – Tiga orang dilaporkan tewas dengan mulut berbusa diduga keracunan setelah kuras sebuah sumur yang kemasukan bangkai kucing. Ketiganya merupakan warga Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi pada Jumat (10/6). Ketiga korban yakni Warsum (36), Rastum (41) dan Pujianto, mereka berniat mengambil bangkai kucing yang ada di sumur. Yakni dengan cara menguras dengan sebuah mesin diesel. Ketiga korban diduga mengalami keracunan gas karbondioksida.

Koordinator Pos Damkar Bumiayu David Rokhmansyah mengatakan, informasi yang diterima, kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:  Karyawan Perusahaan Pengiriman Heboh, Paket Berisi King Kobra Keluar dari Dalam Kardus

“Mesin pompa dimasukkan ke dalam sumur menggunakan tangga. Mereka berniat menguras sumur. Setelah mesin pompa dinyalakan dan air sudah naik, di dalam sumur mereka keracunan asap mesin. Perkiraan seperti itu,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon genggamnya.

David mengungkapkan, sekitar pukul 11.00, pihaknya menerima laporan dari masyarakat, terkait adanya orang yang masuk sumur. Dua korban dievakuasi oleh warga dalam kondisi mulut berbusa. Satu korban lainnya, bernama Rastum dievakuasi oleh tim rescue.

“Korban terakhir berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 WIB. Satu orang meninggal dunia di dalam sumur. Dua orang lainnya sempat dibawa ke puskesmas terdekat, sebelum akhirnya dilaporkan meninggal dunia,” ucapnya.

Baca Juga:  Karyawan Perusahaan Pengiriman Heboh, Paket Berisi King Kobra Keluar dari Dalam Kardus

Sementara itu, Kapolsek Tonjong AKP M. Yusuf mengatakan, untuk kronologi kejadian, berawal dari salah seorang korban yang hendak menguras sumur milik korban lainnya.

Kemudian, salah seorang korban memasang mesin diesel yang diikat di tangga yang kemudian dimasukan ke dalam sumur. Dan kemudian salah seorang menyalakan mesin diesel (pompa air) tersebut untuk menguras sumur tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.