Aturan Ketat Berenang di Sungai Aare Swiss yang Arusnya Deras

Suhu Dingin dan Air Keruh Menjadi Kendala Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare
Sungai Aaree Swiss, Lagi-lagi telan korban jiwa, setelah Anak Ridwan Kamil terseret arus deras dan menghilang (Tangkapan Layar: Twitter @Ijey)
0 Komentar

Melansir dari laman Britannica.com, saat Aare mengalir ke utara melewati Meiringen, sungai membelah Ngarai Aare yang indah.

Setelah berbelok ke barat, aliran air mulai meluas ke Danau Brienz yang glasial.

Sungai ini disalurkan di Interlaken di atas pintu masuknya ke Danau Thun, di ujung bawahnya sungai mengalir ke barat laut di lembah yang mengakar dalam dan hampir mengelilingi inti abad pertengahan kota Bern.

Baca Juga:Ronaldo Menjadi Atlet Sepak Bola dengan Gaji Tertinggi di Antara Pemain LainnyaBagaimana Proses Terjadinya Kiamat? Simak Jawaban Buya Yahya

Kemudian aliran air mulai berbelok ke barat ke Danau Wohlen lalu mengalir ke utara ke Aarberg, di mana ia dialihkan ke barat oleh Kanal Hagneck ke Danau Biel.

Melanjutkan ke timur laut, sungai sejajar dengan kaki Pegunungan Jura.

Di bawah Brugg, sungai Reuss dan Limmat bergabung dengan Aare sebelum memasuki Sungai Rhine di Koblenz, Switz.

Diberitakan sebelumnya putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare Swiss, pada Kamis (26/5).

Hingga kini kepolisian Swiss dan tim SAR setempat terus melakukan pencarian Emmeril. (disway)

0 Komentar