Airlangga Hartarto: Keran Ekspor CPO Kembali Dibuka, Tapi Akan Diawasi Ketat

Editor:

Untuk pasokan minyak goreng pada April sudah melebihi jumlah kebutuhan per bulan secara nasional. Dengan begitu, Kemendag nantinya akan menetapkan besaran DMO yang harus dipenuhi produsen.

‘’Kemendag juga akan menetapkan mekanisme untuk distribusi migor ke masyarakat secara merata,’’kata dia.

Airlangga Hartarto menuturkan, untuk ketersediaan pasokan bersama satgas pangan pemerintah akan  terus melakukan monitor melalui aplikasi digital dari Kemenperin.

Untuk distribusi pasar Kemendag akan menerapkan aturan dengan menggunakan sistem pembelian berbasis KTP.

‘’Hal ini diharapkan agar distribusi minyak goreng bisa tepat sasaran,’’cetusnya.

Selain itu, untuk melakukan akselerasi percepatan distribusi migor dengan harga eceran tertentu, pemerintah memberikan penugasan Perum Bulog untuk menyediakan cadangan 10 persen dari total kebutuhan minyak goreng, nasional.

Diberitakan sebelummnya, sejak pelarangan ekspor CPO yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, harga Tandan Buah Segar Sawit terus mengalami penurunan.

Melihat kondisi ini banyak dikalangan petani sawit yang mengalami kerugian akibat anjloknya harga TBS itu. Sehingga, Presiden Joko Widodo Kembali membuka keran ekspor Sawit. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.