Benarkah Rematik Bisa Disebabkan Mandi Larut Malam? Berikut Penjelasannya

ILUSTRASI: Seseorang terkena penyakit rematik. (Alodoc)
ILUSTRASI: Seseorang terkena penyakit rematik. (Alodoc)
0 Komentar

Dokter Tirta Mandira Hudhi mengungkapkan bahwa anggapan mandi larut malam menyebabkan penyakit rematik, adalah mitos belaka.

“Mandi malam menyebabkan penyakit rematik, gak ada kaitan. Jadi rematik itu adalah sebuah penyakit autoimun yang memang dia menyebabkan nyeri pada sendi,” ujar dr Tirta dalam sebuah postingan di akun Instagram @pengpengpeng, yang dikutip dari FIN, Senin (16/5).

Menurutnya mandi malam hari sah-sah saja dan tidak menyebabkan penyakit, asalkan dilakukan dengan air hangat. Alasannya adalah pada malam hari, terutama di atas pukul 22.00, tubuh manusia berada dalam kondisi terendah.

Baca Juga:Kapolri Video Call Atlet Sepeda SEA Games, Begini KatanyaSegini Santunan Korban Kecelakaan Maut Karawang

“Sebenarnya mandi malam hari sah-sah saja, cuman posisinya tubuh kita disaat sudah di atas jam 10 malam, itu kondisi fisiknya paling rendah. Jadi ketika kita mandi air dingin, yang terjadi adalah suhu tubuh kita kan 36 derajat, itu ibarat mesin lagi panas terus disiram air dingin, rusak,” jelasnya.

Ia pun menyarankan, jika terpaksa harus mandi larut malam, maka gunakanlah air hangat, agar tubuh manusia yang sedang dalam titik terendah tidak kaget.

“Pernah lihat mesin mobil panas terus disiram air dingin seperti apa, ya rusak mesin nya,” katanya. (fin)

0 Komentar