Dua rekannya yang bertugas bersamanya saat kejadian mengatakan mereka menjadi sasaran penembak jitu Israel.
Pemerintah Israel menyesal atas kematian Shireen Abu Akleh. Mereka mengusulkan penyelidikan gabungan dengan Palestina.
Untuk itu, Israel meminta Palestina untuk menyerahkan peluru agar dapat diperiksa.
Baca Juga:Puncak Bogor Padat, Sistem One Way Diberlakukan Sejak Pagi HariErick Thohir: BRILinkers Bisa Jadi Ujung Tombak Pembangunan dan UMKM Indonesia
Namun permintaan itu ditolak oleh Palestina. Penyelidikan internasional yang independen lebih diutamakan untuk mengungkap penembakan tersebut. (fin/rct/rit)
