Elon Musk Akan Kenakan Biaya untuk Perusahaan dan Pemerintah yang Pakai Twitter

Elon Musk batal membeli Twitter, hal ini berakhibat tuntutan terhadapa dirinya.
Elon Musk batal membeli Twitter, hal ini berakhibat tuntutan terhadapa dirinya.
0 Komentar

Jabarekspres – Proses pembelian Twitter yang dilakukan Elon Musk belum selesai, orang terkaya di dunia itu telah banyak  menggembar-gemborkan banyak ide dan perubahan potensial pada media sosial berlogo burung biru itu.

Ide tersebut ialah, Elon akan menarik tarif bagi perusahaan dan instansi pemerintah yang menggunakan Twitter.

“Twitter akan selalu gratis untuk pengguna biasa, tetapi mungkin sedikit biaya untuk pengguna komersial/pemerintah,” kata Elon Musk.

Baca Juga:Patung Jokowi di Mandalika Ramai Dikunjungi Warga saat Libur LebaranKemensos Luncurkan Aplikasi Cek Bansos Agar Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

Seperti yang sering terjadi, Elon Musk  menulis tweet aja, belum tentu idenya tersebut  akan diterapkan sepenuhnya. Atau bisa jadi dia juga akan mengenakan tarif untuk casual users seperti kita.

Dilansir dari Reuters, Musk menyebut bahwa dia mungkin menagih perusahaan media yang mengutip atau menyematkan tweet. Logika Musk sederhana: Twitter ini kan gratis, dan orang suka produknya, jadi kenapa nggak mengenakan biaya untuk itu?

Bagaimanapun, semua ini masih spekulasi dan belum jelas. Jadi tidak ada yang tahu apa yang akan dilakukan Musk dengan Twitter saat ini.

Tetapi, New York Times baru-baru ini mengeksplorasi bagaimana Musk cenderung meremehkan rencana bisnis yang terorganisir ketika menjalankan perusahaannya dan lebih mementingkan naluri.

Tetapi, ide-ide bisnis yang telah dilakukannya tersebut sebagian besar berhasil. Buktinya, Musk saat ini duduk di kursi sebagai orang terkaya di dunia. So, mari kita lihat apa yang Musk lakukan dengan Twitter selanjutnya. (bbs)

0 Komentar