Jelang Lebaran, Kofsan Usung Parsel Kopi Unik Anti-mainstream

BANDUNG – Di bulan Ramadan, banyak orang yang ingin membagikan kebahagiaan dengan memberikan hadiah kepada kerabat terdekat. Parsel menjadi salah satu item yang dipilih sebagai hadiah dalam momen spesial Lebaran.

Bukan berupa cemilan populer ataupun kue kering, Koffie Santri atau yang biasa dipanggil Kofsan, mengusung inovasi unik dengan menawarkan custom hampers berisi biji kopi, alat penggiling kopi, dan alat seduh kopi.

Inisiator Kofsan, Mochamad Arif Hapit Abdalloh, mengatakan parsel unik ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan para seniman.

“Parsel kopi Kofsan itu buat hampers yang kemudian merubah mindset orang lain. Ketika hampers kan biasanya makanan dan sebagainya, tapi ini alat-alat (pembuat) kopi, kami kolaborasi bersama seniman Artbound Indonesia,” ujar Arif kepada Jabar Ekspres saat dihubungi, Kamis (14/4).

Keunikan parsel ini juga dapat dilihat dari wadah kayu parcel yang sudah diukir oleh para seniman dari Artbound Indonesia, nantinya wadah ini bisa dijadikan sebagai pajangan atau hiasan.

“Biasanya parcel ‘kan menggunakan bahan-bahan limbah yang akhirnya menjadi sampah, tapi kita mencoba mendorong gimana caranya hampers itu ketika dikemas bisa menjadi alat-alat yang unik,” kata Arif.

“Makanya kita buat hampers ini dengan bahan kayu yang kemudian diukir teman-teman Artbound Indonesia, setelah dipakai bisa dijadikan pajangan dan sebagainya,” tambahnya

Jelang Lebaran, Kofsan Usung Parsel Kopi Unik Anti-mainstream
Hampers Kofsan

Segi kualitas bahan baku yang diolah, menurut Arif, bukan sebatas dengan kayu biasa, pihaknya memakai bahan kayu personalisasi. Kemudian, untuk alat-alat kopi merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa UMKM.

“Alat-alat kopi merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa UMKM jaringan-jaringan kita, kemudian (menginisiasikan) gimana caranya nih ketika menampilkan suatu parcel bisa menjadikannya hal yang unik dan bisa mendorong UMKM bersama,” imbuhnya.

Kopi olahan dalam Parsel Kofsan ini berasal dari petani binaan yang berasal dari Sumedang dan Lembang.

“Kofsan kopi itu membina beberapa petani daerah, jadi ketika kami menjual parcel kami menghadirkan kopi hasil olahan teman-teman binaan kita, seperti dari (daerah) Batu Loceng, Lembang dan dari Genteng, Sumedang,” papar Arif.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan