7 Setan Menyeramkan di Jepang, Siap-siap Mimpi Buruk!

Editor:

Jabarekspres.com – Kalau kamu seorang penakut, kamu berpikir dua kali untuk mengikuti 7 setan menyeramkan di Jepang.

Jepang adalah salah satu negara yang punya banyak kisah mistis menyeramkan yang tidak kalah dengan Indonesia. Negeri Sakura yang terkenal indah itu pada kenyataanya dihuni oleh banyak hantu mengerikan.

Yurei (hantu orang yang telah meninggal) dan yokai (roh mitos) telah menjadi bagian dari cerita rakyat Jepang selama berabad-abad—bahkan sejak abad ke-8 dalam Kojiki (古事記, “Catatan Masalah Kuno”), yang merupakan catatan paling awal dari bahasa Jepang. mitologi, mencatat penciptaan Jepang. Hari ini, mereka muncul di anime, manga, videogame dan film.

Berikut ini merupakan 7 setan menyeramkan yang sangat terkenal di Jepang yang siap menjadi mimpi buruk saat kamu tidur.

  1. Yuki-onna

Hati-hatilah jika kamu pergi ke Jepang dan berkeliaran pada musim dingin tengah malam. Bisa saja kamu menemui seorang perempuan cantik dengan kulit seterang rembulan beserta rambut yang tergerai panjang.

Bisa jadi yang kamu temui itu adalah yuki-onna (perempuan bersalju). Ciri-ciri dari hantu ini, dia akan berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi salju dan kamu tidak menemukan jejak kaki di belakangnya.

Hantu yuki-onna banyak diceritakan di Jepang bagian utara, suatu wilayah yang diselimuti salju seperti Aomori dan Akita, wilayah Tohoku.

Dalam versi lain, ia adalah vampir yang memburu darah seseorang. Kecantikannya adalah siasat yang ia gunakan untuk mengelabui para pria hidung belang di tengah kedinginan, dan membuat mereka mati kedinginan.

Ada yang mengatakan yuki-onna adalah seorang perempuan berparas menawan yang terbunuh di tengah salju dan sekarang melakukan hal yang sama kepada orang lain sebagai tindakan balas dendam.

  1. Chochin Obake

Hantu ini berwujud lentera dan tidak jahat seperti yokai lainnya. Hanya saja, hantu ini sering mengganggu anak kecil dan senang iseng menganggu manusia.

Chochinobake (hantu lentera kertas) ini akan menjulurkan lidahnya yang sangat menjijikan dan kemudian memelintir matanya dan tertawa menyeramkan untuk menakuti orang-orang yang kebetulan lewat. Ia sungguh hantu yang sangat iseng.

Chochin-obake memang tidak diceritakan dalam mitos atau legenda Jepang mana pun. Ia hanya disebutkan dalam drama ukiyo-e dan kabuki. Dengan begitu, ia memiliki asal-usul yang tidak jelas. Satu-satunya yang diketahui dari setan ini adalah ia memang diciptakan untuk menakut-nakuti anak-anak kecil.

Adapun wujudnya sebagai lentera memang muncul dalam mitologi Jepang, yakni tsukumogami, atau roh-roh yang mendiami benda-benda. Benda-benda itu kemudian menjadi yokai setelah 100 tahun.

Dengan demikian, lentera biasa dapat berubah menjadi chochin-obake setelah 100 tahun digunakan. Ini berasal dari kepercayaan agama Shinto kuno bahwa semua benda—bahkan benda mati—memiliki jiwa.

Dengan begitu, kamu jangan berani mengunjungi kuil, izakaya, atau tempat lain yang mungkin memiliki lentera jika kamu tidak ingin menemuinya. Kemudian lagi, mereka mungkin menjadi teman minum yang baik.

  1. Jorogumo

Jorogumo (絡新婦) berarti “Perempuan Laba-laba.” Namun, secara kanji juga bisa berarti “pengantin yang menjerat” atau “laba-laba pelacur”.

Ia adalah setan yang licik sebab ia tampil sebagai perempuan yang menggoda. Setelah para pria terpikat, hantu ini akan langsung memakan korbannya itu.

Ada beberapa cerita mengenai jorogumo. Ada beberapa cerita berdasarkan jorogumo. Dalam Tonoigusa (Buku Cerita Penjaga Malam), seorang pejuang muda bertemu dengan seorang wanita cantik.

Ia menyadari bahwa perempuan tersebut adalah seorang yokai Ia lantas menyerangnya dengan pedangnya, dan dia melarikan diri ke loteng. Di sana, mereka menemukan seekor laba-laba mati dengan panjang sekitar 30 cm dan dikelilingi oleh mayat-mayat yang membusuk.

Air Terjun Joren adalah rumah bagi jorogumo. Legenda mengatakan bahwa seorang penebang kayu bertemu laba-laba ketika dia mencoba menyeretnya ke belakang air terjun. Dia melarikan diri, memperingatkan desa untuk menjauh, tetapi orang luar bertemu dengan jorogumo.

Lebih buruk lagi, jorogumo bukan satu-satunya laba-laba pembunuh di Jepang. Tsuchigumo (土蜘蛛, “laba-laba tanah/tanah”), adalah laba-laba pengembara besar dengan wajah mirip manusia yang bersembunyi di sudut dan ruang gelap.

Mereka kemungkinan besar dipengaruhi oleh laba-laba burung Cina dan bandit serta tentara yang bersembunyi di bayang-bayang dan lebih suka menyergap orang.

  1. Gashadokuro

Tulang-tulang dari tubuh yang tewas di medan perang, konon bagi orang-orang Jepang, akan berubah menjadi gashadokuro (tulang kelaparan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.