Balita yang Hilang Terbawa Arus Telah Ditemukan, Begini Kronologinya

Proses evakuasi korban balita yang hilang dan hanyut, ditemukan di Parit Hanjuang Bereum, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. (Istimewa)
Proses evakuasi korban balita yang hilang dan hanyut, ditemukan di Parit Hanjuang Bereum, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. (Istimewa)
0 Komentar

RANCABALIBalita yang tenggelam dan hilang terbawa arus di Parit Hanjuang Bereum, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung sudah ditemukan.

Diketahui, korban bernama Nara Avrilia yang baru berusia 2 tahun itu hanyut terbawa arus di Parit Hanjuang Bereum pada Minggu (13/3).

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, korban balita yang hanyut dan sempat hilang itu ditemukan oleh warga setempat.

Baca Juga:Dukungan Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024 Disuarakan dari BanjarnegaraBenahi Permasalahan Bangsa, Ridwan Kamil Diharapkan Jadi Presiden RI

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ciwidey, AKP Hadi Mulyana membenarkan, balita yang hanyut di Parit Hanjuang Bereum itu telah ditemukan pada Kamis (24/3).

“Ditemukannya korban dari titik awal saat hilang dengan TKP penemuan sekitar radius 3 kilo meter,” kata Hadi kepada Jabar Ekspres melalui panggilan telepon.

Dia menerangkan, saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh yang utuh namun beberapa bagian terdapat luka diduga terbentur dan menyerempet dinding parit.

“Pertama kali ditemukan oleh warga yang akan melintas di TKP di atas selokan, itu sekitar jam 13.45 (WIB). Warga melihat (korban) seperti boneka ternyata manusia,” ujar Hadi.

Dia menjelaskan, lokasi ditemukannya korban berusia balita itu masih di saluran parit yang sama namun di kampung yang berbeda.

TKP temuan korban tepatnya berada di wilayah Kampung Cikareo, RT05 RW26, Desa Almaendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

“Setelah dilakukan identifikasi, identik dengan korban yang hanyut pada tanggal 13 Maret kemarin. Terlihat juga dari ciri-ciri baju dan perhiasan yang digunakan,” tutup Hadi. (mg5)

0 Komentar