Dia dibawa ke Klinik Polres Pematangsiantar untuk pemeriksaan secara medis.
Panca menyebut pihaknya masih terus mendalami motif pelaku melakukan aksinya di kantor polisi.
Dari pemeriksaan awal, pelaku diduga stres. Sebab, keluarganya tidak merestui untuk rujuk dengan mantan suaminya.
“Dari penjelasan orang tuanya, pelaku ini telah dua kali menikah tetapi sudah cerai. Kemudian suami kedua kembali mengajak rujuk dengan syarat harus menikah kembali. Namun, keluarga tidak setuju,” terang Panca.
Baca Juga:Rizky Billar Siap Kembalikan Uang dari Doni SalmananPMI Asal Sukabumi Dieksekusi Mati di Arab Saudi, Keluarga Kaget dan Binggung Nasib Anaknya
Mantan Kapolda Sulawesi Utara itu menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut.
“Yang jelas kami sekarang masih dalam tahap pemeriksaan. Memang ada kerusakan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya
Rekaman CCTV wanita berhijab itu telah beredar luas di media sosial. Dari sejumlah video CCTV terlihat wanita tersebut memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.
Sejurus kemudian langsung menerobos kaca pintu masuk ruang SPKT hingga hancur berkeping-keping.
Tak hanya menghancurkan kaca pintu masuk. Sejumlah meja dan kursi yang terdapat di ruang SPKT juga rusak dan berserakan. (fin/rit)
