AHY Sindir Presiden Seumur Hidup

Editor:

Ia bahkan mengatakan bahwa penundaan Pemilu 2024 itu memiliki dampak yang berbahaya  bagi keberlangsungan pemerintahan. Ia menyoroti amandemen konstitusi yang dijadikan argumen oleh para pihak yang pro penundaan Pemilu 2024.

“Ini, kan, pintu masuknya jelas. Kalau mau lakukan perubahan, katanya konstitusi harus diamandemen dulu. Lalu batasnya apa? Ditunda 3 tahun? Kenapa tidak 10 tahun saja sekalian? Artinya ini bahaya. Siapa yang tahu berhenti di mana?” lanjutnya.

AHY menyebut bahwa masa jabatan yang tidak terbatas artinya merupakan kekuasaan absolut. Ia pun lalu mengutip perkataan terkenal dari seorang pemikir klasik asal Inggris, yakni Lord Acton (1833-1902).

’Power tends to corrupt; absolute power corrupts absolutely’. Artinya adalah jangan biarkan kekuasaan tanpa batas. Ketika seorang pemimpin tidak mau turun takhta, maka biasanya rakyat yang akan mengoreksi. Betul tidak?” serunya.

Ia juga berpandangan bahwa konstitusi dan semangat reformasi tidak membenarkan perpanjangan masa jabatan presiden.

Dengan  tegas ia menyinggung para elite politik untuk bersikap jujur terhadap sejarah Reformasi 1998 dan menjunjung tinggi demokrasi Indonesia saat ini.

“Sudah lewat 20 tahun. Kita sepakat jangan mundur dari semangat reformasi. Jangan sampai terjadi. Kalau kita cederai demokrasi, mengkhianati reformasi, harganya terlalu mahal. Siapa yang tanggung harganya? Rakyat atau elite politik?” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.