KH Yahya mengatakan, dipilihnya Palembang sebagai tempat untuk Harlah Nahdlatul Ulama ke 99 karena Palembang merupakan pusat peradaban nusantara sejak zaman kerajaan Sriwijaya.
Berdasarkan catatan sejarah Kerajaan Sriwijaya juga menjalin kerjasama perdagangan dengan berbagai kerajaan di dunia, baik dari eropa, Timur Tengah maupun China.
‘’Dari sinilah berkembang peradaban suatu bangsa dan Kerajaan Sriwijaya adalah pusat peradabannya di masa itu,’’pungkas KH Yahya. (fsr)
