NATO: Ngomong Aja Tindaknya Ogah?

Editor:

Namun, melansir berita dari Aljazeera, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa NATO telah mengirimkan pasukannya untuk membantu Ukraina dari serangan Rusia yang makin masif, Jumat (25/02/2022).

Dalam akun Twitter resminya pun NATO mengunggah cuitan yang mengatakan bahwa mereka akan melakukan tindakan untuk menjaga aliasinya.

“Kami akan melakukan apa yang perlu dilakukan untuk melindungi dan mempertahankan aliansi #NATO,” cuitnya, Sabtu (26/02/2022).

Akan tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky justru memberikan kritikan pada negara-negara Barat. Ia berkata bahwa Ukraina hanya sendirian dalam melawan invasi Rusia itu.

“Siapa yang siap bertempur bersama kami? Saya tidak melihatnya. Siapa yang bersedia memberikan jaminan bagi Ukraina menjadi bagian dari NATO? Setiap orang ketakutan,” ungkap Presiden Zelensky, dikutip dari Independent, Jumat (25/02/2022).

Dalam kabar terakhir, melansir The Kyiv Independent, invasi skala penuh Rusia itu telah memakan korban sebanyak 137 orang. Tank, misil, helikopter tetap menggempur kota-kota di Ukraina.

Sindiran “Not Action Talk Only” atau “Ngomong Aja Tindaknya Ogah” dari warga net tentunya tidak hanya ditujukan bagi NATO semata, namun juga bagi semua pihak yang memang mendukung Ukraina. Bukan hanya sebatas dukungan, namun juga aksi nyata yang signifikan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *