Pemkot Bandung Gencarkan Promosi UMKM Lewat  Salapak di Tokopedia

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) bekerjasama dengan Tokopedia untuk menggencarkan promosi UMKM.

Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman, mengaku bahwa Tokopedia menginginkan branding di Salapak yang diharapkan bisa mengangkat pemasaran Tokopedia dan membantu promosi untuk UMKM.

“Salapak yang merupakan lapaknya UMKM Kota Bandung punya banner khusus di Tokopedia, itu merupakan yang pertama di Jawa Barat. UMKM yang merasa produknya bagus, boleh dipajang di sana,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, Rabu (23/2).

Atet mengatakan, bahwa beradaptasi dengan ekosistem digital merupakan hal yang penting dimiliki oleh para pelaku UMKM.

“Lewat digital kendala bisa dikurangi terutama dengan adanya covid-19 ini, kami sering mengadakan pelatihan-pelatihan marketing digital dengan para pelaku UMKM, kami akan terus lakukan,” imbuhnya.

Atet menambahkan bahwa kendala yang ditemui para pelaku UMKM di ranah digital marketing ini adalah ongkos kirim, namun pihaknya dan Tokopedia bekerja sama untuk menerapkan inovasi gratis ongkos kirim.

“Produk biasanya terkendala ongkos kirim, produk sudah agak mahal ditambah ongkos kirim, nah disitu kendalanya. Dari Tokopedia akan diberi ongkir gratis, atau diskon, hal itu sangat membantu,” paparnya.

Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang harus membaur dengan trend. Salah satunya dengan memasarkan fashion pria.

“Sangat menarik juga ternyata yang banyak dicari itu fashion pria di Tokopedia, kami harapkan pelaku UMKM bisa membaur dengan trend,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa karena Salapak baru diterbitkan akhir tahun 2021, maka masih banyak yang harus dibenahi dan dioptimalkan.

“Kota Bandung mempunyai Salapak itu belum sampai di kelurahan-kelurahan, tapi sudah bagus, akan kami tingkatkan lagi. Dari aspek kegiatan juga akan kami tingkatkan, harus banyak inovasi event,” ucapnya.

Menurut Atet, dengan terjalinnya kerjasama dengan Tokopedia, banyak pelaku UMKM yang sudah dibina dan difasilitasi.

“Sudah banyak yang dibina dan difasilitasi, dari data yang disampaikan dalam rapat, sudah ada 180.000 pelaku UMKM yang memasarkan produknya lewat Tokopedia,” tutupnya. (je)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan