Airlangga Hartarto: PPKM untuk Luar Jawa-Bali Kembali Diberlakukan, Capaian Vaksin Dosis II dan Booster Terus Digenjot

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, adanya peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron, pemerintah Kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk luar pulau Jawa dan Bali.

Menurut Airlangga Hartarto PPK diberlakukan setelah pihaknya melihat perkembangan kasus Covid-19 selama dua minggu terakhir.

‘’PPKM ini diberlakukan selama dua minggu ke depan untuk luar pulau Jawa- Bali,’’ujar Airlangga Hartarto dalam keterangannya.

Airlangga yang juga Ketua KCP-PEN mejelaskan, penerapan PPKM memiliki dua kreteria yaitu

Transmisi Komunitas (jumlah kasus, kematian, dan rawat inap) dan Kapasitas Respon (testing, tracing, treatment/BOR).

Selain itu kriteria lainnya adalah jumlah dosis pelaksanaan vaksin minimal telah mencapai 60 persen untuk dosis pertama dan 45 persen untuk dosis kedua.

‘’Jadi Kabupaten/Kota yang tidak memenuhi batas minimal akan dinaikkan satu Level PPKM, dengan pengecualian tertentu,’’ucap Airlangga Hartarto.

Untuk itu bedasarkan kriteria penetapan Level PPKM tersebut, maka rincian Kabupaten/ Kota berdasarkan Level PPKM adalah sebagai berikut:

Level PPKM 1 menurun dari 164 menjadi 63 Kabupaten/Kota

Level PPKM 2 menurun dari 208 menjadi 205 Kabupaten/Kota

Level PPKM 3 meningkat dari 14 menjadi 118 Kabupaten/Kota.

Menko Airlangga menambahkan, penetapan PPKM ini bertujuan untuk mengendalikan kasus positif Covid-19, khususnya varian baru Omicron.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan kasus karena varian Omicron dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Menko Airlangga.

Sementara itu untuk capai vaksin sejauh ini terus didorong untuk fitingkatkan di beberapa daerah. Untuk dosis I secara total telah mencapai 90 persen.

Sedangkan untuk dosis ke II telah dicapai sebesar 65,19%  atau 135,8 juta dosis. Sementara itu, capaian vaksinasi booster atau dosis ketiga telah mencapai 7,0 juta dosis.

Untuk vaksinasi Dosis-1, masih ada tiga Provinsi di luar Jawa Bali dengan capaian di bawah 70%, yakni Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sedangkan untuk vaksinasi Dosis-2, masih terdapat 10 Provinsi dengan capaian di bawah 50% yaitu Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Aceh, Papua Barat, Maluku, dan Papua.

“Sesuai arahan Presiden, Pemerintah akan terus mengakselerasi vaksinasi, terutama untuk vaksinasi Dosis-2 maupun vaksinasi booster,” ungkap Menko Airlangga. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan