Kronologi Lengkap Penangkapan Puluhan Warga Wadas oleh Polisi, Listrik Padam, Dikurung di Masjid

Mantan Kapolres Sebut Semua Warga Wadas yang Ada di Mesjid Sedang Berdoa untuk Ngajak Perang
Tangkapan layar video polisi saat menangkap warga wadas (Twitter)
0 Komentar

Hinga pukul 17.30 WIB, banyak diantara ibu-ibu Wadas terjebak di Masjid. Sementara itu, warga yang membantu ibu-ibu keluar dari Masjid langsung digelandang oleh aparat.

“Di tengah kepungan aparat kepolisian, warga di luar masjid masih mencoba mencari cara untuk mengantar minuman kepada warga di dalam masjid,” demikian kronologis lengkap versi Gempadewa.

Warga ini menyebut polisi yang jumlahnya mencapai 500 orang lantas mengepung masjid. Saat itu warga tengah melakukan mujahadah penolakan tambang batuan untuk proyek Bendungan Bener.

Baca Juga:Sebanyak 953 Poktan BKB Kini Tersebar di DepokParkiran Terbatas, Gedung Kelurahan Cilangkap Dibangun Baru

“Sampai akhirnya waktu Zuhur. Setelah waktu Zuhur polisi sama warga alasannya mau masuk masjid, mau salat. Warga diarahin ambil wudu. [Namun] bukannya diarahin ke [tempat] wudu [justru] diarahin ke mobil tahanan,” ujarnya.

Warga pun panik. Mereka berlarian masuk ke rumah warga lain. Peristiwa tersebut terus terjadi hingga sore hari.

Polisi sempat meminta warga untuk pulang ke rumah masing-masing, namun malah ditangkap.

“Sampai sore warga yang katanya aman disuruh pulang. [Namun] bukannya disuruh pulang [malah] dibawa lagi,” katanya.

Warga ini mengungkap bahwa semua warga yang berada di luar masjid ditangkap polisi. Sementara warga yang berada di dalam masjid dikunci dari luar.

“Yang di dalam yang disuruh pulang masih ditangkepin lagi. Kita sudah lelah,” ujarnya.

Catatan Gempa Dewa, hingga siang ada 60 orang yang ditangkap dengan alasan tidak jelas. Polisi keliling ke rumah warga tanpa izin pemiliknya. (pojoksatu-red)

0 Komentar