“Fasilitas yang ada di dalam kerangkeng ini tidak memenuhi standar, baik sebagai penjara maupun pusat rehabilitasi. Satu sel diisi berapa orang, kemudian sanitasi sangat buruk,” ucapnya.
“Bahkan barangkali apalagi di masa pandemi apakah layak menempatkan orang dalam satu ruangan yang penuh sesak dan apakah dipenuhi standar-standar oleh prosedur kesehatan. Ini bisa di dalami lebih lanjut,” tegas Hasto menandaskan. (jp/zar)
