Ruhut Nilai Pria Pembuang Sesajen di Semeru Sering Buat Onar

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul sebut pria pembuang sesajen di Semeru suka buat onar Foto: Ricardo/JPNN
Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul sebut pria pembuang sesajen di Semeru suka buat onar Foto: Ricardo/JPNN
0 Komentar

JAKARTA – Ruhut Sitompul menanggapi video pria diduga pembuang sesajen di lereng Gunung Semeru yang viral di media sosial.

Politikus dari PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa antar umat beragama di Indonesia harus saling menghormati. Ruhut Sitompul pun percaya pihak kepolisian bakal segera menangkap terduga pelaku pembuang sesajen tersebut.

“Saya percaya akan segera terungkap apalagi tampangnya (terduga pelaku pembuang sesajen) sering di beberapa acara dia ikut, ini manusia yang selalu melakukan keonaran,” ujarnya, Rabu (12/1).

Baca Juga:Stabilkan Harga Minyak, Pemkab Gelar OPM di Pasar SoreangPKB-PDI Perjuangan Teken Kesepahaman untuk Membangun Kabupaten Bandung

Menurut Ruhut, terduga pembuang sesajen itu memiliki pemahaman agama yang dangkal.

“Dia (terduga pelaku) merasa beragama tetapi beragamanya dangkal, tetapi saya sependapat anggap saja ini manusia tak beragama,” katanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan pihaknya masih mengejar pelaku di lokasi bencana Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, ke sejumlah daerah.

“Kami bukan hanya ke daerah NTB (Nusa Tenggara Barat), tetapi di beberapa tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan pelaku,” ujar Kombes Gatot saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (11/1).

Meski sudah melakukan pengejaran dan penyelidikan, aparat kepolisian sampai saat ini masih kesulitan mengungkap identitas pelaku. Polisi telah menggali informasi di sekitar lokasi kejadian tempat pembuangan sesajen di kawasan Gunung Semeru. Namun, masyarakat tidak mengenal wajah pria yang viral dalam rekaman video tersebut.

“Masyarakat tidak ada yang kenal yang bersangkutan (pelaku). Kalau infonya yang bersangkutan itu sukarelawan masih kami cek datanya pada posko tanggap bencana, apakah orang tersebut sukarelawan atau bukan, ini masih ditelusuri,” katanya. (jpnn/ran)

0 Komentar