Fakta Menarik Film Penyalin Cahaya dan Kontroversinya

Tuai Kontroversi

Meski film tersebut telah menyabet 12 Piala Citra di FFI, penulis Henricus Pria Setiawan diduga telah melakukan pelecehan seksual. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan tema film yang menyurakan keadilan untuk korban korban kekerasan seksual. Isu ni sempat santer menjadi perbincangan nitizen di media sosial (Medsos).

Dikutip dari Jawapos.com, berdasarkan sumber yang enggan disebutkan namanya, menyebut bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan internal.

Henricus Sendiri berinisiatif untuk keluar. Setelah itu, rumah produksi pun memutuskan untuk mencoret namanya dari tim.

Bagi Rekata Studio & Kaninga Pictures, isu pelecehan seksual termasuk isu yang sangat serius. Pihaknya harus mengambil sikap tegas.

“Dan kami berharap proses-proses yang terjadi setelah pelaporan ini berjalan dengan mengakomodir kepentingan penyintas dan dapat terselesaikan sesuai jalur yang tepat,” katanya.

Melalui pernyataan sikapnya, Rumah produksi Rekata Studio & Kaninga Pictures dari film tersebut kini telah mencoret Henricus sebagai salah satu penulis naskah dari credit film setelah diketahui terlibat skandal pelecehan seksual.

Sebagai tanggung jawab etik dan untuk menghormati pelaporan pihaknya memutuskan untuk menghapus nama terlapor dari kredit film. Pihak terlapor tersebut tidak lagi menjadi bagian dari film Penyalin Cahaya.

Tayang Perdana di Netflix

Rencananya akan tayang perdana di aplikasi Netflix, pada 13 Januari 2022 mendatang. Sejauh ini belum ada keterangan resmi lanjutan terkait dugaan pelecehan seksual itu. (ant/jp.red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.