BANDUNG – Demi mempermudah masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung lakukan jemput bola untuk melakukan pengujian kendaraan jelang Natal dan Tahun Baru 2022.
Kepala Seksi Kelaikan dan Keselamatan Transportasi pada Dishub Kota Bandung, Dede Agus mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan guna menjamin keselamatan bagi masyarakat.
“Jadi supaya lebih nyaman menggunakan kendaraan. Walaupun kita sekarang masih dalam tahap PPKM, tapi mudah mudahan stimulus dari ekonomi masyarakat itu bergerak lagi khususnya sektor angkutan,” ujar Dede di Kantor Pengujian Kendaraan Dishub Kota Bandung, Jumat (24/12).
Baca Juga:Pemkot Terus Berkolaborasi untuk Pembangunan Kota Depok 2023Korban Investasi Bodong Aplikasi Yagoal Bertambah
Selain itu, Dede mengungkapkan saat ini sedang melakukan pemeriksaaan dengan mendatangi terminal-terminal dan pool armada transportasi publik untuk melakukan pengujian.
“Dengan itu masyarakat bisa mengetahui bahwa pengujian kendaraan sangat diperlukan,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga saat ini sedang mempersiapkan konsep drive thru untuk masyarakat yang akan melakukan uji KIR dengan lebih mudah.
“Saya lagi bikin drive thru, nanti orang gak usah turun dari kendaraannya. Jadi dia daftar bisa melalui online pembayaran non tunai, mobil langsung diuji periksa dinyatakan lulus kita langsung kasih buku uji,” jelasnya.
Dede juga menjelaskan bahwa selama tahun 2021 mencatat sekitar 45.000 kendaraan telah mengikuti uji KIR. Kata dia, yang diuji perharinya bisa mencapai 300 kendaraan.
“Kalau taman kendaraan kita di kota bandung itu sekitar 55.000. Karena adanya pandemi corona mungkin masyarakat mengalami penurunan daya beli dan segi ekonomi terpuruk sehingga ada penurunan,” kata Dede.
Demi faktor keselamatan berkendara, Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat supaya melakukan uji kendaraan.
Baca Juga:Jelang Libur Nataru, Pemkot Bandung Akan Sediakan 20 Pos PengamananAirlangga Hartarto Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU Baru
“Selama ini kan masyarakat memandang KIR itu hanya sebagai persyaratan administrasi supaya tidak ditilang di jalan. Kedepannya mudah mudahan Jadi pengujian ini jadi kebutuhan masyarakat untuk keselamatan,” pungkasnya.* (mg2/wan)
