TPT Jembatan Ambrol, Akses Jalan Warga Dua Desa terputus

CIANJUR – Akses jalan warga Desa Cilongsong dan Desa Kubang, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur terputus, hal ini karena Tembok Penahan Tanah (TPT) jembatan penghubung kedua desa tersebut ambrol.

Ambrolnya TPT jembatan tersebut membahayakan bagi warga, karena meskipun permukaan jalan masih terlihat bagus, namun tidak ada penyangga dibawahnya.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Peristiwa ambrolnya TPT jembatan itu terjadi pada Rabu (15/12) malam sekitar pukul 20.30 WIB setelah diguyur hujan deras selama beberapa jam.

“Karena hujan deras Sungai Cireundeu meluap sehingga tembok penahan tanah (TPT) jebol,” ujar Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo, Kamis (16/12).

Menurut Rudi, akibat ambrolnya TPT tersebut akses jalan utama penghubung dua desa ditutup namun beruntung tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terdampak. Akibatnya masyarakat tidak bisa melintasi jembatan tersebut.

“Akses jalan warga ditutup sementara karena tidak memungkinkan untuk dilewati. Tapi alhamdulillah tidak ada korban atau pun rumah yang terdampak,” ucapnya

Dia mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan terhadap TPT jembatan tersebut supaya bisa dilalui kembali.

“Kita terus berusaha, kita lakukan evakuasi terhadap material longsoran sebelum selanjutnya dilakukan perbaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Hodijah (34) warga setempat, mengaku, hingga saat ini jalan tersebut masih belum bisa dilewati. Akibatnya aktivitas pun terhambat.

“Belum bisa dilewati, jadi terhambat. Kalau pun mau lewat harus keliling ke jalur lain yang cukup jauh, bedanya juga sampai 3 kilo,” katanya.

Dia berharap, pemerintah segera memperbaiki jalur tersebut sehingga aktivitas warga bisa normal kembali. “Saya harap jalannya segera diperbaiki supaya normal lagi karena kalau ke jalur lain jaraknya jauh banget,” pungkasnya.(mg1/hyt)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan