Adaptif merupakan salah satu sifat yang harus dimiliki oleh institusi pelayanan publik, tak terkecuali BPJAMSOSTEK. Dalam menyediakan layanan terbaik kepada peserta di tengah pandemi, berbagai langkah terus dikembangkan BPJAMSOSTEK, seperti dengan menerapkan layanan online Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) untuk mengakomodir pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) meski dalam kondisi pembatasan aktivitas ketat.
JMO juga menjadi salah satu terobosan yang adaptif dan solutif mengikuti tuntutan zaman dengan menawarkan berbagai kemudahan bagi para peserta. Melalui JMO peserta dapat mengakses layanan BPJAMSOSTEK dimanapun dan kapanpun, mulai dari pengecekan saldo JHT hingga pengajuan klaim JHT secara online. Dahulu sebelum fitur pencairan saldo JHT pada aplikasi JMO, pengajuan klaim JHT ditargetkan dapat selesai dalam kurun waktu 7 hari kerja. Setelah adanya JMO, pencairan dana JHT peserta dapat dilakukan hanya dalam waktu beberapa menit saja.
Solutif juga menjadi salah satu keunggulan dari BPJAMSOSTEK dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan. BPJAMSOSTEK menyediakan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Program JHT bagi peserta melalui kerja sama dengan perbankan untuk memberikan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Pinjaman Umang Muka Perumahan (PUMP) dan Kredit Renovasi bagi pekerja peserta BPJAMSOSTEK.
Baca Juga:Peringati HAKORDIA 2021, BPJS Ketenagakerjaan Cimahi Ajak Seluruh Peserta Tumbuhkan Budaya Anti KorupsiMakan 1 Tahun, Protes Panjang Petani India Akhirnya Berhenti
Contoh konkrit lainnya yang dilakukan BPJAMSOSTEK agar selalu solutif adalah dengan melakukan program vaksinasi Covid-19 bersama elemen pemerintah dan pemangku kepentingan agar mempercepat herd immunity di Indonesia. Dukungan BPJAMSOSTEK ini terbukti mampu berkontribusi dalam menekan penyebaran Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, dengan total 115 ribu dosis vaksin telah disuntikkan.
Sebagai rangkaian dari HUT BPJAMSOSTEK, salah satu aktivitas refleksi diri yang dilakukan Manajemen BPJAMSOSTEK adalah melakukan kegiatan ziarah ke makam para pendahulu dan tabur bunga di pusara pendiri serta penggagas yang telah berjuang dan berkontribusi besar dalam perkembangan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
Dirinya juga menegaskan akan selalu menjaga silaturahmi dengan manajemen-manajemen sebelumnya untuk bisa menangkap filosofi dan visi para pendahulu dan founding fathers agar tetap on track dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Di usia ke 44 tahun ini, mulai hari ini hingga seterusnya, BPJAMSOSTEK berikrar untuk terus menggalakkan upaya perluasan cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memastikan kesejahteraan seluruh pekerja dan keluarga dapat terwujud melalui penerapan strategi yang adaptif dan solutif hingga mampu menyesuaikan dengan tuntutan zaman,”tutup Anggoro.
