Dampak Kebakaran Pabrik Coklat di Dayeuhkolot, Ratusan Karyawan Diliburkan

Dampak Kebakaran Pabrik Coklat di Dayeuhkolot, Ratusan Karyawan Diliburkan
0 Komentar

Sementara itu, Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkar Kabupaten Bandung, Ating Rochyadi mengatakan, pemadaman dilakukan selama lima jam, Ia mengaku sedikit kesulitam, pasalnya banyak alat-alat yang menghalangi jalur pemadaman dan objek yang harus di padamkan merupakan panel listrik serta trafo.

“Sebetulnya bangunannya tidak terlalu luas, tetapi yang terbakar merupakan panel listrik dan trafo, sehingga kami membutuhkan waktu hingga lima jam untuk memadamkan,” ungkap Ating saat di wawancara, Senin (8/11) malam.

Saat ditanyakan apakah kebakaran ini pertama kali terjadi, Ating pun mengaku menurut informasi, sejak tahun sebelumnya kebakaran ini sudah 6 kali terjadi, namun semenjak dirinya menjabat, baru dua kali terjadi.

Baca Juga:Ngeri, Kasus Wabah Flu Burung ‘Terbang’ ke PolandiaSumur Warga di Jatinangor Sumedang Mengandung Minyak Mudah Terbakar

“Kalau sudah berkali-kali kebakaran artinya human error. Terkait instalasi listrik standar atau tidaknya nanti ada bidang pencegahan yang melakukan inspeksi ke pabrik ini. Dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” kata Ating.

Menurut Ating, kepulan asap menyebabkan salah satu yang menghambat anggota pemadam, pasalnya, alat skuba sangat terbatas, serta anggota pemadam yang masuk sedikit dan bergantian.

“Kepulan asap didalam sangat pekat dan berbahaya untuk anggota kami, namun dibantu oleh tim PMI kota Bandung hingga anggota damkar yang sudah melakukan pemadaman langsung diberikan penanganan oksigen sehingga langsung pulih lagi. Kita pun tidak meninggalkan begitu saja, karena untuk meningkatkan kewasapadaan kita menyiagakan beberapa unit mobil pemadam di pabrik tersebut,” pungkasnya. (yul)

0 Komentar