Geram! Pembangunan Ribuan Rumah Israel Dikecam Palestina

Pembangunan permukiman Yahudi di Ramot, di daerah Tepi Barat yang dicaplok Israel pada 22 Januari 2017. ANTARA/REUTERS/Ronen Zvulun/pri. (ANTARA/REUTERS/Ronen Zvulun)
Pembangunan permukiman Yahudi di Ramot, di daerah Tepi Barat yang dicaplok Israel pada 22 Januari 2017. ANTARA/REUTERS/Ronen Zvulun/pri. (ANTARA/REUTERS/Ronen Zvulun)
0 Komentar

RAMALLAH – Palestina pada Minggu (24/10) mengecam Israel lantaran mengeluarkan tender untuk membangun 1.355 unit rumah baru di permukiman Israel di Tepi Barat.

Kementerian Luar Negeri Palestina lewat pernyataan mengatakan bahwa “peluncuran tender untuk membangun lebih dari 1.355 unit permukiman adalah komitmen resmi Israel untuk terus mendirikan permukiman di wilayah-wilayah Palestina.”

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa pembangunan permukiman yang sedang berlangsung di Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan “pengabaian terang-terangan atas posisi AS dan internasional yang menolak permukiman.”

Baca Juga:Marak Penjudian Momen Pilkades, Kapolsek Cimanggung Bilang BeginiJelang Tahap Akhir Pilkades Serentak, Kapolsek Cimanggung Siapkan Taktik Pengamanan

Pihaknya memperingatkan imbas “proyek permukiman pembawa petaka terhadap peluang untuk mencapai perdamaian yang berdasarkan pada prinsip solusi dua negara.”

Pernyataan itu meminta “tanggung jawab langsung dan penuh dari Israel atas konsekuensi keputusan mereka yang melanggar semua garis merah.”

Pada Minggu media Israel melansir bahwa otoritas Israel mengeluarkan tender pembangunan sekitar 1.355 unit rumah baru di permukiman Tepi Barat. (ANTARA)

0 Komentar