JAKARTA – Dokter Tirta meminta selebgram Rachel Vennya bicara secara terbuka apa adanya kenapa dirinya bisa lolos dari kewajiban menjalani karantina sepulangnya dari Amerika Serikat. Dengan demikian, hal itu akan dapat membantu petugas untuk membongkar jaringan oknum yang bermain dengan aturan.
Rachel Vennya diminta dr. Tirta bicara terbuka mulai dari mana dia mendapat nomor kontak oknum, siapa saja oknum yang terlibat, bayar berapa, dan yang lainnya. Dengan Rachel Vennya bicara, dapat meringankan beban pemerintah yang kini sedang berjuang keras untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di tanah air. “Tindakan Rachel Vennya ini harusnya tidak boleh berhenti di sini. Dia harus speak up,” ujar dr. Tirta dalam podcast Deddy Corbuzier.
Penindakan tegas terhadap semua oknum yang bermain-main dengan aturan karantina harus ditegakkan. Hal itu supaya tidak ada lagi yang oknum yang berani bermain dengan mengangkangi aturan. “Seketat apapun peraturan kalau oknum tidak ditindak tegas tetap akan ada celah. Kayak gini sebenarnya sudah ada dari tahun lalu lho. Kayak bansos yang dipotong 10 ribuan, surat swab palsu ditindak akhir tahun, tetap ada terus, ” tuturnya.
Baca Juga:Pinjam Rp5 Juta Bunganya Rp80 Juta, Polda Jabar Ungkap Busuknya Pinjol IlegalSehari Jadi ‘Dirut’ BRI, Ini Pandangan Sisilia Tentang Pemimpin Perempuan
Kasus Pelanggaran Karantina Rachel Vennya
Kasus pelanggaran karantina seperti yang dilakukan Rachel Vennya sepulangnya dari Amerika Serikat dinilai dr. Tirta bukan perkara sepele. Sebab risikonya besar sekali. Bisa saja Rachel Vennya membawa virus varian baru seperti Mu.
“Ini datang dari Amerika, kabur ke dua tempat Jakarta dan Bali melibatkan sejumlah oknum yang tentu ini bukan oknum pertama. Ada jaminan apa kalau dia enggak bawa mutasi? Kalau Bali di-lockdown gara gara dia gimana? Sementara di Inggris orang kabur dari karantina di-blow-up,” tutur dr. Tirta.
Dia pun dibikin geleng-geleng kepala Rachel Vennya bisa punya jaringan oknum yang bisa membawanya ke RSDC Wisma Atlet Pademangan usai kepulangannya ke tanah air dari Negeri Paman Sam. Sementara di sisi lain, sejumlah tokoh dan publik figur tidak bisa tembus.
Nikita Mirzani misalnya, yang sempat meminta untuk menjalani karantina di Wisma Atlet supaya tidak keluar uang besar dengan menjalani karantina di hotel. Namun Niki dengan tegas ditolak, karena RSDC Wisma Atlet hanya untuk pelajar dan para pekerja yang baru pulang dari luar negeri.
