Penyebab Laki-Laki Sulit Dipercaya Jadi Korban Pelecehan Seksual

Satu santriwati asal Cimahi dikabarkan menjadi salah satu korban pemerkosaan oleh Herry Wirawan atau HW.
Satu santriwati asal Cimahi dikabarkan menjadi salah satu korban pemerkosaan oleh Herry Wirawan atau HW.
0 Komentar

“Saya punya klien bisa lebih dari 20 sampai 30 tahun baru menceritakan tentang kekerasan seksual yang dialaminya kepada psikolog,” tuturnya.

Dia mengatakan salah satu dampak psikologis dari peristiwa kekerasan seksual pada penyintas adalah perasaan benci terhadap dirinya sendiri.

Hal itu pula yang menyebabkan penyintas memilih diam dan menanggung trauma sendirian ditambah lingkungan yang tidak memihak serta mendukungnya, sehingga membutuhkan waktu lama untuk berani berbicara (speak up).

Baca Juga:Rocky Gerung Tak Percaya Jokowi Tolak 3 Periode: Harus Dibaca Secara TerbalikBupati Bogor Bicara Soal Penataan Puncak pada Fadli Zon

“Selama proses speak up, bayangkan berapa kali penyintas harus mengulang cerita trauma yang sama. Dimulai dari saat bercerita kepada keluarga dekat atau teman dekat, lalu melapor ke polisi, belum lagi nanti akan diminta keterangan kembali.”

“Berat sekali untuk sampai titik akhir. Oleh karena itu, saya sangat menghargai keberanian para penyintas yang mau melaporkan dan mencari keadilan walaupun jalannya berliku-liku,” pungkas Livia. (Antara/jpnn)

0 Komentar