oleh

Tuai Kritik, Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemda KBB, Hengky Kurniawan Bilang Begini

NGAMPRAH – Pelaksanaan pelantikan terhadap 160 pejabat administrator dan pengawas di tubuh Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) menuai kritik.

Hal itu lantaran waktu pelaksanaan rotasi dan mutasi yang dinilai tidak tepat mengingat saat ini Pemda KBB seharusnya fokus pada penanggulangan pandemi Covid-19.

Belum lagi kritik terlontar dari DPRD KBB yang mempertanyakan soal surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengizinkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.

Baca Juga:  Pilkades Serentak di Jawa Barat Digelar di 2 Kabupaten

Menanggapi hal tersebut Hengky mengklaim pelaksanaan rotasi dan mutasi hingga pelantikan pejabat di Pemda KBB sudah sesuai dengan aturan serta prosedur yang seharusnya ditempuh.

“Setiap pelantikan itu pasti ada pro dan kontra, itu hal yang wajar. Yang penting dalam prosesnya kita sudah mengikuti prosedur, sudah mendapat persetujuan dari Pak Gubernur dan Mendagri,” ujar Hengky kepada wartawan, Kamis (8/7).

Hengky menyebut jika surat rekomendasi dari Kemendagri yang diminta oleh DPRD KBB menjadi kewenangan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB.

Baca Juga:  Plt Bandung Barat Ajak Masyarakat untuk Taat Pajak

“DPRD minta rekomendasi surat tertulis dari Kemendagri, itu urusan BKPSDM. Mungkin suratnya telat, tapi surat itu yang sudah-sudah selalu dikirim. Tapi ya kurang tahu kenapa jadi heboh seperti ini,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga