CIMAHI – Pelaksanaan vaksinisasi yang digelar di gedung Technopark mendapat sambutan dari warga Kota Cimahi. Hal ini terlihat dari jumlah massa yang mendatangi lokasi vaksin sampai menimbulkan kerumunan.
Vaksinisasi yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bekerja sama dengan Polda Jabar itu, mendapat sorotan dari berbagai kalangan.
Koordinator Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KOMPAS,Fajar Budhi Wibowo mengatakan, program vaksinasi massal di Cimahi Technopark, seharusnya pihak panitia sigap dengan mengatur kedatangan warga yang akan divaksin.
Baca Juga:Sinopsis The Witch’s Diner, Drama Dark Fantasy tentang Restoran PenyihirAnggaran Rp 80 M untuk PPKM Darurat di Kabupaten Bandung Harus Transparan
Akan tetapi, pada kenyataannya antrian massa malah menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan.
“Hal ini perlu dievaluasi oleh pihak penyelenggara. Niat yang baik hendaklah diimbangi dengan pengaturan yang baik pula,” ujar Fajar ketika dihubungi Jabarekspres, Sabtu (3/7).
Penyelenggara perlu mengambil langkah alternatif agar program tersebut terlaksana dengan baik tanpa menimbulkan permasalahan baru.
“Menilik dari kenyataan yang ada, apakah dibenarkan kerumunan yang tercipta pada tempat-tempat vaksin massal. Misalnya yang terjadi berulang-ulang di Technopark Cimahi,” tuturnya.
“Jangan sampai nanti ada istilah timbul Kluster Kerumunan Vaksin, maukah penyelenggara dipersalahkan,” imbuhnya.
Bila berkaca pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya. Pemerintah Kota, Satgas Covid dan penyelenggara harus benar-benar memikirkan kembali langkah-langkah alternatif agar tidak berulang menimbulkan kerumunan.
Pelaksanaan vaksinasi sebaiknya disebar dibanyak tempat dan tidak dilaksanakan terpusat di satu tempat. Sebab, vaksinasi massal cenderung memicu kerumunan.
Baca Juga:Bupati Bandung Anggarkan 80 M untuk PPKM Darurat, Dewan Minta Rincian PenggunaanMario Suryo Aji Makin Percaya Diri di FIM CEV Moto3 Seri Keempat
”Lebih baik pelaksanaannya disebar, layaknya pelaksanaan imunisasi di posyandu,”kata dia. (mg5/yan)
