Tenaga Medis Sakit, Vaksinasi di Desa Waluya Bandung Ditunda

Kepala Desa Waluya, Aa Suryana saat ditemui di kediamannya pada Kamis (30/6). (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
Kepala Desa Waluya, Aa Suryana saat ditemui di kediamannya pada Kamis (30/6). (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

CICALENGKA – Dukung program pemerintah dalam minimalisir Covid-19, Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung gencar edukasi warga untuk vaksinasi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Waluya, Aa Suryana. Ia mengaku sudah sering turun ke lapangan untuk berikan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya vaksin.

Katanya, selain mendukung program pemerintah, vaksinasi khususnya bagi warga lanjut usia (lansia) bertujuan agar dapat memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga:Ribuan Karyawan Hotel di KBB Kena Dampak Buka-Tutup Wisata529 Kilogram Narkoba Jenis Ganja Gagal Beredar!

“Kita terus sosialisasi, edukasi supaya warga tidak takut buat divaksin dan buat peningkatan imun warga juga,” kata Aa kepada Jabar Ekspres di Desa Waluya, Kamis (1/7).

Terkait vaksinasi, Aa mengaku, sampai saat ini belum banyak warganya yang sudah divaksin.

“Kalau sekarang baru 10 persen warga Desa Waluya yang sudah divaksinasi. Itu gak termasuk perangkat desa,” ujarnya.

Aa menerangkan, belum banyak warganya yang telah divaksin disebabkan karena pelaksanaan vaksinask di Desa Waluya belum dilakukan.

“Harusnya kemarin tanggal 14, karena tenaga medis pada sakit jadi ditunda dulu pelaksanaannya,” imbuh Aa.

Ia menjelaskan, untuk jumlah 10 persen warga Desa Waluya yang sudah divaksin itu melalui program-program pemerintah yang dilakukan terpusat di luar daerah.

“Kayak kemarin di (Jalan) Sudirman Bandung, terus waktu di GBLA (Stadion Gelora Bandung Lautan Api) juga kita kirimkan warga buat divaksin,” pungkasnya.

Baca Juga:Pakar Ilmu Kesehatan Mayarakat: PPKM Rasa Lockdown Jadi Solusi Cegah Penyebaran Covid-19Pandemi Covid-19 Sangat Pengaruhi Kondisi Psikologis Masyarakat

Dalam pemaparannya, Aa menuturkan, ia bersama semua pihak terkait baik Bapan Penanggulangan Desa (BPD), perangkat desa hingga warga sukarelawan akan terus berikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan supaya warga Desa Waluya tidak takut untuk melakukan vaksinasi. (mg6)

0 Komentar