Pantau Kafe dan Restoran, Diparbud KBB Bakal Terjunkan Tim Monitoring

Ilustrasi/Unsplash.
Ilustrasi/Unsplash.
0 Komentar

“Ya mengkritisi juga sebetulnya. Seperti mall dan restoran atau kafe itu kan bisa menjadi klaster COVID-19,” ujarnya.

“Lalu pemerintah seakan mengabaikan itu, tapi kalau wisata ketika ada ledakan kasus baru tutup. Sementara saat kasus melandai, terlena enggak ada langkah apa-apa,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap manut pada keputusan pemerintah terkait upaya menekan kasus COVID-19 yang tengah meledak dengan menutup sektor wisata.

Baca Juga:Pemkab Bandung Optimalkan Penanganan Sampah, Begini Penjelasan BupatiBOR Hampir Penuh, Pemda KBB Pinjam Balai Diklat Jadi Tempat Isolasi

“Ya intinya kita manut saja, karena kita juga tidak mau jadi sarana penyebar kasus positif COVID-19. Kita juga engga mau pandemi ini berlarut-larut,” tandasnya. (mg6)

0 Komentar