oleh

Jerinx Bebas Murni tanpa Remisi dan Asimilasi

BALI – I Gede Ary Astina alias Jerinx resmi menghirup udara bebas. Terhitung mulai hari ini, dia dinyatakan bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali.

“Sesuai dengan regulasi yang ada, dia bebas murni pada tanggal 8. Bebas murni, tidak ada remisi, tidak ada asimilasi,” kata Kalapas Kerobokan Fikri Jaya Soebin kepada wartawan, Selasa (8/6).

Fikri menuturkan, semua kewajiban Jerinx sudah diselesaikan oleh tim kuasa hukumnya. Sehingga hari ini dia sudah bisa bebas.

Baca Juga:  Akun Instagram Jerinx SID Hilang, Ada Apa Nih?

“Kemarin hari Jumat tim pengacara sudah memberikan nota pembayaran denda dan yang bersangkutan bebas murni,” imbuhnya.

Di sisi lain, Fikri menegaskan, pihak lapas tidak pernah memberikan keistimewaan kepada Jerinx selama ditahanan. Personel band Superman is Dead (SID) itu mendapat fasilitas yang sama dengan tahanan lainnya.

“Tidak ada (pelayanan khusus), kita lakukan sama seperti yang lain. Dia juga dapat bergaul, dia juga dapat melaksanakan program-program yang ada di lapas,” pungkas Fikri.

Baca Juga:  Vicky Prasetyo Dituntut 8 Bulan Penjara Atas Kasus Ini

Sebelumnya, Jerinx ditahan setelah menyebut IDI sebagai kacung dari WHO, sehingga mewajibkan ibu yang akan melahirkan melakukan tes Covid-19.

Pernyataan itu dia buat dalam sebuah unggahan di media sosial Instagram pribadinya @jrxsid. Akibat unggahan tersebut dia pun harus berurusan dengan aparat kepolisian. Jerinx resmi dilaporkan pada 16 Juli 2020 lalu. Dia dianggap telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga