oleh

Akademisi Sarankan Pemkot Depok Urai Masalah Urban Politics

DEPOK – Sebagai salah satu kota penyangga ibu kota Jakarta, Kota Depok dalam perkembangannya banyak mendapatkan kecipratan ekonomi dan kue pembangunan. Meski begitu, kota mungil ini dalam kenyataannya tidak mampu mengelak dari sejumlah masalah yang mengintainya.

Akademisi Universitas Indonesia (UI), Mulyadi, misalnya, memotret aneka persoalan yang kini tengah dihadapi kota petir itu. Salah satu dari sekian masalah itu, urban politics merupakan persoalan paling rumit dan cukup serius yang menurut dia perlu segera diurai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Baca Juga:  Bantu Pemkot Depok Capai Target Vaksinasi, PMI Sigap Kirimkan Personil

Kepada Jabar Ekspres, Mulyadi menjelaskan masalah urban politics merujuk pada masalah struktural baik itu meliputi masalah ketimpangan pembangunan, kesejahteraan sosial, pengangguran, perumahan, kesenjangan ekonomi, penyediaan air bersih, maupun penataan sumber daya publik.

Aneka persoalan itu menurut dia, timbul karena adanya faktor urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota). Dampak dari fenomena itu munculah sejumlah persoalan baru yang dalam hal ini disebut sebagai masalah urban politics itu.

Baca Juga:  Salat Berjamaah dan Jum'at di Masjid Agung Balai Kota Depok Sementara Ditiadakan

“Masalah urban politics itu muncul akibat adanya warga pendatang yang bermukim di suatu kawasan perkotaan, baik itu hanya sekadar tinggal (berdomisili) ataupun untuk mencari pekerjaan. Jadi saya melihat dua jenis warga pendatang ini memiliki kepentingan yang berbeda, ada yang mengadu nasib di Jakarta ada juga yang mengadu nasib di Depok,” urainya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga