Lebaran Tanpa Mudik, Trafik Data XL Axiata Naik 35 Persen

Trafik Data XL Axiata Naik 35 Persen
Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa melakukan kunjungan ke pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center XL Axiata di Jakarta untuk memastikan kesiapan kondisi jaringan XL Axiata malam Idul Fitri 2021. XL Axiata mencatat kenaikan trafik layanan data sebesar 35 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, dan 15 persen dibandingkan hari-hari biasa (normal) sebelum Ramadan. Meskipun ada larangan mudik, trafik di kota-kota yang biasanya menjadi tujuan utama mudik tetap meningkat. (ISTIMEWA)
0 Komentar

Untuk layanan video conference Zoom, meskipun sepertinya juga mulai dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersilaturahmi, namun karena ada libur sekolah dan cuti karyawan maka trafik pemakaiannya relatif stagnan cenderung menurun. Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Google Maps dan Waze juga tidak terlalu banyak diakses karena adanya kebijakan larangan mudik.

Dilihat dari wilayah kenaikan trafik layanan secara nasional selama Ramadan dan Lebaran dibandingkan trafik hari biasa sebelumnya, berturut-turut terjadi di Jawa Tengah dengan kenaikan sebesar 12 persen, Jawa Timur 10 persen, dan Jawa Barat 7 persen.

Di luar Jawa, trafik pemakaian layanan di wilayah Sumatera Bagian Utara secara rata-rata naik sebesar 5 persen, Sumatera Bagian Selatan 8 persen, Kalimantan 3 persen, Sulawesi 10 persen, Bali-Lombok-Sumbawa 2 persen. Sementara itu dilihat dari area kota/kabupaten, secara nasional, tiga kota/kabupaten dengan kenaikan trafik tertinggi adalah Sampang 44 persen, Bangkalan 40 persen, dan Brebes 28 persen.

Baca Juga:ePaper Jabar Ekspres Edisi Jumat, 21 Mei 2021Respon Cepat Aduan Masyarakat, Kapolri Luncurkan Hotline 110

Khusus di Provinsi Jawa Barat, trafik tertinggi berturut-turut terjadi di Kabupaten Garut naik 24 persen, di Kabupaten Cirebon naik 16 persen, dan di Kabupaten Cianjur naik 21 persen.

Sementara itu, di Provinsi Jawa Tengah, trafik tertinggi berturut-turut terjadi di Kabupaten Brebes naik 28 persen, di Kabupaten Tegal naik 22 persen, dan di Kabupaten Kebumen naik 26 persen. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Kulon Progo dengan kenaikan sekitar 8 persen.

“Seperti tahun lalu di mana larangan mudik dan pembatasan pergerakan masyarakat sudah diberlakukan, kenaikan trafik kembali terjadi di area pemukiman. Kenaikan trafik rata-rata secara nasional di area pemukiman/perumahan tersebut mencapai sekitar 6 persen. Kenaikan trafik tertinggi terjadi di perumahan-perumahan di wilayah Jakarta Barat yang mencapai 25 persen, Jakarta Utara sebesar 22 persen serta Bogor sebesar 16 persen”, sambung Gede.

Data menarik seputar trafik layanan selama Ramadan dan Lebaran juga terjadi pada layanan internet tetap (internet fix line) XL Home, di mana terjadi kenaikan trafik sebesar lebih dari 20 persen dibandingkan hari biasa atau naik sebesar 121 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Larangan mudik dan pengetatan perjalanan ke luar telah mencegah masyarakat melakukan perjalanan wisata dan mendorong mereka untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

0 Komentar