Belum Ada Keluhan Pelayanan, Lurah Rancaekek Kencana Bandung Prioritaskan Warga yang Butuh Bantuan

Lurah Rancaekek Kencana, Irwan Hardiansyah saat ditemui Jabar Ekspres di tempat kerjanya pada Rabu (21/4) lalu.
Lurah Rancaekek Kencana, Irwan Hardiansyah saat ditemui Jabar Ekspres di tempat kerjanya pada Rabu (21/4) lalu.
0 Komentar

BANDUNG – Lurah Rancaekek Kencana, Irwan Hardiansyah mengaku, selama masa jabatannya hingga saat ini belum ada warga yang mengeluhkan terhadap pelayanan kelurahan.

Hal itu diucapkan Irwan kepada wartawan Jabar Ekspres saat ditemui di Kecamatan Rancaekek pada Jumat (21/5).

Alhamdulillah, sampai saat ini saya secara pribadi atau secara kedinasan, belum pernah ada warga yang mengeluh tentang pelayanan langsung kepada saya,” kata Irwan.

Baca Juga:Antisipasi Kapasitas Server PPDB 2021, Pemkot Bandung Sudah Siapkan RencanaMeski Belum Ada Laporan Warganya Terindikasi Covid-19, Kecamatan Rancaekek Siapkan Tindakan Antisipasi

Ia menerangkan, saat bulan Ramadan seluruh perangkat desa selalu memberikan pelayanan sesuai aturan.

“Bulan puasa juga kita tetap melayani pelayanan berdasarkan aturan kerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Meskipun demikian, Lurah mengucapkan, untuk kondisi pandemi Covid-19 saat ini, keluhan warga terfokus pada bantuan sosial (bansos).

“Di masa-masa sekarang ini, ketidakpuasan warga itu terfokus di bansos. Berbicara bansos, bukan kewenangan kita menentukan siapa yang dapat siapa yang tidak,” pungkasnya.

Katanya, secara pendataan siapa yang berhak menerima bansos, pihak desa menerima langsung dari pemerintah pusat.

“Kita hanya menyampaikan usulan, siapa saja warga yang berhak menerima, nanti masuk ke DTKS (Data Terpadu Kesehahteraan Sosial),” imbuhnya.

Kemudian lanjut Lurah, data tersebut nantinya akan diverifikasi oleh Dinas Sosial, setelah itu maka warga yang belum mendapatkan bantuan akan menerima bansos berikutnya.

Baca Juga:Sistem Zonasi Selalu Bermasalah, Pengamat Pendidikan: Perlu Pemerataan Standarisasi SekolahPembelajaran Tatap Muka, Rencananya Akan Diujicobakan di Kecamatan Bandung Wetan

Lurah mengucapkan, dari keseluruhan data yang telah diusulkan tidak sepenuhnya mendapatkan bantuan. Hal itu dikarenakan setiap bantuan memiliki kuota tersendiri.

“Misalkan untuk bencana, bantuan jumlahnya 104, kita mengusulkan 400. Berarti nama-nama (penerima bantuan) itu bukan kita (kelurahan) yang menentukan,” tuturnya.

Dalam pemaparannya, Lurah menegaskan, jika memang terdapat warganya yang membutuhkan bantuan, pihaknya akan mengusahakan supaya warga tersebut mendapatkan bantuan. (Mg6)

0 Komentar