oleh

Pemprov Jabar Targetkan 21,6 Juta Lansia Divaksinasi

Menurutnya, upaya jemput bola merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, vaksinasi untuk lansia memang seharusnya jemput bola.

“Vaksinasi lansia ini memang seharusnya didatengin. Kalau disuruh datang sendiri memang agak susah. Dengan jemput bola, seperti dengan disediakan sarana antar jemput dengan angkutan umum yang dilakukan Pemkab Bandung ini sangat bagus,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum juga memberi apresiasi terhadap layanan antar jemput angkutan umum gratis bagi lansia yang divaksin.

Baca Juga:  Keren, RW 18 Nangkasuni Bandung Jadi Percontohan Penanganan Pandemi Nasional

Terlebih menurut Uu, vaksinasi terhadap lansia ini sudah telat dari jadwal. Alasannya, kata dia, lansia itu sendiri yang sudah jarang keluar rumah. Kedua, alasan lainnya karena tidak ada yang mengantar. Belum lagi soal informasi yang diterima orangtua bahwa kalau divaksin ini bisa berdampak negatif.

“Nah, dengan adanya layanan antar jemput gratis bagi lansia yang akan divaksin ini merupakan inovasi yang sangat baik. Ini akan menjadi daya dorong agar ada efek domino dalam rangka mempercepat vaksinasi terhadap lansia,” ungkap Uu.

Baca Juga:  Kembangkan Potensi Ekonomi, Desa Citaman Bandung Gencarkan Hal Ini

Uu berharap kegiatan antar jemput gratis bagi lansia yang akan divaksin ini bisa diikuti daerah lainnya di Jawa Barat. Ia menyebut Jawa Barat mentargetkan 80 persen masyarakatnya sudah divaksin atau 33,5 juta dari populasi 50 juta penduduk Jabar.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga