oleh

Pendapatan Sektor Wisata Turun 70 Persen, Pelaku Usaha Dinilai Belum Siap Adaptasi

SOREANG – Pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia, namun akibat  pandemi Covid-19, sekarang merosot hingga 70 persen, hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf.

Oleh karena itu, kata Dede, sektor pariwisata perlu segera di-upgrade dan yang paling utama itu adalah merubah mindset perilaku baik pelaku usaha maupun pengunjung (wisatawan), selain itu yang perlu diperhatikan juga adalah hospitality terhadap wisatawan.

Baca Juga:  Promosikan Ini, Menparekraf Sandiaga Uno Sampai Gandeng Cinta Laura

”Pariwisata kalau sudah ketemu bentuknya, pasti negara akan memberikan insentif tapi kalau belum ketemu bentuknya, wisatanya juga masih enggak yakin, anggaran pasti tidak akan diturunkan,” kata Dede saat ditemui di sela-sela Bimtek pengenalan wisata bisnis, di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/5).

Dede menilai para pelaku usaha pariwisata masih belum siap beradaptasi dalam menghadapi pergeseran kebiasaan pola pariwisata di masa pandemi Covid 19.

Baca Juga:  Godok Raperda Wisata, Fraksi PDIP Tergetkan Desa Digital Terwujud di Tahun 2022

Hal itu terlihat manakala masih banyak sektor wisata yang masih belum siap menerapkan prokes secara ketat sesuai CHSE pada pengunjungnya. Selain itu, banyak juga destinasi wisata yang pada akhirnya menutup usahanya karena tidak sanggup bertahan.

Dengan kondisi seperti itu, Dede mengatakan perlu ada langkah-langkah strategis untuk mendorong kembali semangat para pelaku usaha pariwisata.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga