oleh

BUMDes Niagara Kabupaten Bandung Bukukan Omzet Rp30 Miliar Per Tahun

BANDUNG – Salah satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Jawa Barat (Jabar) yakni BUMDes Niagara di Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung setiap tahunnya berhasil meraih omset hingga Rp30 miliar.

Direktur Utama BUMDes Niagara Neneng Santiani, di Bandung, Jumat, mengatakan jumlah tersebut pihaknya berhasil membukukan laba sebesar Rp1,8 miliar per tahun.

“Alhamdulillah tahun kemarin (2020) kami berhasil menyetor untuk PADes Rp780 juta,” kata Neneng Santiani.

Baca Juga:  900 Dosis Bagi Lansia, Desa Panenjoan Kabupaten Bandung Genjot Vaksinasi

Menurut Neneng, BUMDes yang dipimpinnya ini memiliki beberapa unit usaha mulai dari pengelolaan pasar tradisional, koperasi simpan pinjam, jual beli produk kerajinan hingga pengelolaan sarana olahraga dan tempat wisata.

Dari semua itu, kata Neneng, saat ini pihaknya mengelola aset senilai Rp16 miliar yang semuanya milik pemerintah desa.

Ia menjelaskan, keberhasilan BUMDesnya ini berawal dari inisiatif warga dan aparatur desa untuk membangun pasar tradisional pada 2000 dan saat itu, Desa Wangisagara yang masuk kategori desa tertinggal belum memiliki pasar sehingga warganya sulit untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Guna Percepat Perizinan, DPMPTSP Kabupaten Bandung Kembangkan Sistem Digitalisasi

“Dulu ke pasar terdekat sekitar empat kilometer. Akses jalan pun belum bagus,” ujarnya.

Berawal dari modal Rp150 juta untuk membangun 48 kios, kini semakin berkembang sehingga terdapat 150 kios yang disewakan per 10 tahun sekali.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga