Mau Cari Lowongan Pekerjaan? Disnakertrans Jabar Punya Aplikasi Jabarjawara.id

Mau Cari Lowongan Pekerjaan? Disnakertrans Jabar Punya Aplikasi Jabarjawara.id
Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Barat melakukan penandatanganan MOU.
0 Komentar

BANDUNG – Bagi para pencari kerja, kini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) memiliki inovasi berupa aplikasi jabarjawara.id.

Kadisnakertrans Jabar Taufik Garsadi mengatakan, jabarjawara.id diharapkan meningkatkan kapasitas tenaga kerja serta menjadi penghubung dengan industri.

’’Kami berkomitmen meningkatkan kapasitas dan keterampilan khususnya tenaga kerja muda,’’kata Taufik kepada Jabarekspres.com ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (1/4).

Baca Juga:Alhamdulillah BOS Madrasah Sudah Bisa Cair, Begini CaranyaRedmi Note 10 Pro Smartphone Segmen Mid-Range dengan Kamera 108MP dan Layar AMOLED 120 Hz 6.67 Inci

Dia menilai, perkembangan teknologi berbasis internet saat ini menjadi kebutuhan. Sehingga, pasar tenaga kerja harus mengikuti perkembangan.

Platform jabarjawara.id bisa diakses oleh seluruh warga Jawa Barat. Aplikasi ini juga menyiapkan sejumlah pelatihan dan peningkatan keterampilan.

’’Di dalamnya ada seminar, sertifikasi, tes minat dan bakat, hingga informasi beasiswa,’’kata dia.

“Ada tiga juta tes minat dan bakat secara gratis untuk masyarakat muda. Kami ingin warga muda tahu benar potensinya apa dan di mana,” tambah dia.

Aplikasi ini juga sudah menyiapkan informasi mengenai lowongan pekerjaan yang berasal dari. 80 ribu perusahaan.

“Kita memanage tujuh juta data base. Spesifiknya ada 11 ribu lowongan kerja setiap harinya,” ujarnya.

Untuk itu. dengan adanya tes minat dan bakat, jabarjawara.id bisa dimanfaatkan untuk pendataan mengenai tingkat pendidikan dan kapasitas masing-masing para calon tenaga kerja.

Baca Juga:Proyek Masjid Apung Tahap Empat Dianggarkan Rp 500 Miliar, Manggala Garuda Putih Minta Jangan sampai Dikorupsi!Generasi Milenial Harus Kritis Agar Tidak Terhasut Paham Radikal

“Ini realtime, datanya update per detik. Jadi perkembangan ketenagakerjaan terkait pasar kerja, kapasitas tenaga kerja, dan perubahan signifikan lainnya bisa diketahui,” pungkas Taufik. (yan)

0 Komentar