oleh

Tak Ada Kejelasan Jadi Cagar Budaya, Pengelola Sumur Keramat Minta Pemerintah Lebih Peduli

DEPOK – Terkenal angker dan mistis, nasib sumur keramat Beji atau yang akrab disebut Sumur 7 itu kini kian terancam.

Sumur 7 merupakan sebuah situs bersejarah yang berlokasi di Beji, Kota Depok. Sumur legenda tersebut menyimpan sejumlah kisah kelam yang tak akan pernah habis digali.

Konon, nama Beji sendiri yang hingga kini digunakan untuk merujuk sebuah kecamatan yang ada di Kota Depok itu memiliki pertalian sejarah yang kuat dengan asal-usul sumur keramat itu.

Dikisahkan, seorang tokoh penyiar Islam bernama (Mbah) Raden Wujud Beji mula-mula mengubah kawasan sekitar kawasan tersebut, kala itu masih berupa hutan lebat.

Misi penyebaran Islam yang diemban sang Auliya (Wali Allah) itu, pun akhirnya melegenda berkat doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk mendapatkan titik (sumber) air bagi kebutuhan warga setempat.

Konon, 7 sumur keramat yang tersebar di sekitar kawasan Beji merupakan bukti perkabulan Tuhan atas permintaan Mbah Raden Wujud Beji selama melakukan penyiaran Islam di Kota Depok.

Ketujuh sumur penuh mistis itu kini bisa dijumpai di lokasi seputaran Beji.

Meski begitu, kurangnya perhatian pemerintah pusat maupun daerah dalam merawat dan melestarikan situs budaya itu, nasibnya kini bergantung pada sang pengelola yang diduga masih memiliki trah dengan almarhum Raden Wujud Beji.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga