BI Ancang-Ancang Buat Rupiah Digital, CEO Indodax: Ini Langkah yang Baik

BI Ancang-Ancang Buat Rupiah Digital, CEO Indodax: Ini Langkah yang Baik
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Naek Tigor Sinaga (tengah) didampingi Asisten Manager Bank Indonesia, Hizkia Peranginangin (kanan) berikan sosialisasi bayar uang rupiah digital di Mal Jayapura, Papua, Kamis (9/1/20). Bank Indonesia melakukan monitoring implementasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Mal Jayapura sebagai standar QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia sebagai fasilitas pembayaran di Indonesia. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/20 (INDRAYADI TH/ANTARA FOTO)
0 Komentar

Dia mengatakan, Bitcoin dan aset kripto tentu berbeda dengan fungsi mata uang digital yang akan dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Secara fundamental dan utilitas atau kegunaan, digital currency yang akan dikeluarkan nanti juga berbeda dengan kripto.

Dia menambahkan, kebijakan pembuatan mata uang digital tersebut tidak akan mengganggu lini bisnis dari pengembang atau developer Bitcoin, seperti Indodax.

“Aset kripto memiliki sifat yang cenderung spekulatif. Meski dipandang sebagai aset yang memiliki risiko tinggi, Bitcoin dan kripto lain juga memiliki potensi memberikan keuntungan dalam trading karena pergerakan harganya yang berdasarkan demand supply saja. Sifat-sifat seperti ini yang menjadi pembeda digital currency dan Bitcoin, ada perbedaan fungsi utility,” katanya.

Baca Juga:Lebih Canggih, 6 Aplikasi Android Ini Lakukan Pembaharuan FiturBPN Minta Masyarakat Waspada Ketika Isi Pendaftaran Sertifikat Tanah Sistematis Lengkap

Oscar Darmawan menegaskan pihaknya sejalan dengan pemerintah ingin membentuk sistem keuangan digital untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan kesejahteraan masyarakat Indonesia bisa meningkat. (antara)

 

0 Komentar