Dia mengaku, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kabupaten Bandung untuk segera memikirkan untuk bisa memiliki tempat pengelolaan akhir. Apalagi, kata Toni, limbah medis itu saat dikeluarkan dari rumah sakit harus segera dimusnahkan.
“Kita sudah pernah sampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bahwa mereka ini jangan fokus ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah rumah tangga atau industri saja, tapi mereka juga harus pikirkan tempat pemusnahan limbah medis. Itu juga harus jadi perhatian mereka,” jelasnya.
Apalagi, lanjut Toni, di situasi pandemi Covid 19, jumlah limbah medis yang dihasilkan akan lebih banyak. “Kalau ada masyarakat Kabupaten Bandung kurang lebih 2,5 juta, mereka pakai masker, dan masker itu digunakan dua atau tiga hari sekali lalu dibuang, kita bisa bayangkan berapa banyak sampah atau limbah masker itu. Dan jumlah itu hanya dari salah satu item saja,” tandasnya. (yul)
