Dewi Tanjung Serang Susi Pudjiastuti di Twitter, Namun Bu Susi Malah Tidak Mau Mengenalnya

JAKARTA- Politikus PDI-Perjuangan, Dewi Tanjung meminta agar mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tidak merasa terganggu dengan cuitannya di media sosial yang menyidirnya.

“Dear Bu Susi anda tidak usah merasa terganggu dengan stetmen saya selama anda benar-benar tulus bela rakyat. Saya bukan menteri, saya hanya Caleg Gagal. Tapi saya bukan orang yang mudah sakit hati karna tidak mendapatkan jabatan, bagi saya kedamaian dan keutuhan negara di atas segalanya,” kata Dewi Tanjung di twitternya, Rabu (3/2) dilansir dari fin.co.id.

Dewi Tanjung kemudian menyentil Susi agar jangan merasa diri paling benar selama menjabat sebagai menteri Jokowi di periode pertama. Menurut Dewi Tanjung, Susi seharusnya berterimakasih ke Jokowi yang pernah mengangkatnya sebagai menteri meskipun hanya tamatan SMA.

“Bu Susi anda jangan merasa sudah paling benar selama menjadi Menteri. Banyak kebijakan anda yang merugikan nelayan itu faktanya. Sekarang anda menyerang pemerintah dimana rasa terimakasih Anda kepada Presiden. Anda diangkat jadi menteri walau anda Tamatan SMA Tunjukan sikap negerawan sejati,” kata Dewi Tanjung.

Dewi Tanjung mengaku sempat kagum dengan Susi Pudjiastuti semasa menjadi Menteri. Namun setelah dirinya tak lagi dipakai, Dewi Tanjung mengaku kecewa.

“Tapi sekarang Nyai baru paham, Presiden kita mungkin mempunyai penilaian tersendiri atas kinerja bu Susi di KKP dengan sangat banyak laporan nelayan kepada presiden,” katanya.

Saling sindir Dewi Tanjung dan Susi berawal ketika Susi mengajak netizen untuk unfollow akun milik Permasi Arya alias Abu Janda.

Susi mengajak netizen unffollow agar tercipta kenyamanan dan kedamaian dalam bermedia sosial. Susi mengajak unfollow setelah cuitan Abu Janda soal ‘Islam Arogan’ jadi perhatian publik.

Menanggapi ajakan Susi itu, Dewi Tanjung kemudian memberikan kesimpulan bahwa Susi adalah kelompok oposisi.

“Nyai pikir Bu Susi ngga seperti para menteri yang telah dipecat. Ternyata sama aja yaa. Begitu ngga dapat jabatan langsung membelot ke tetangga sebelah dan mulai menyerang kebijakan Pemerintah. Ternyata jabatan telah membutakan mata hati mereka yg harusnya membela rakyat dan negara,” tulis Dewi Tanjung pada 1 Februari lalu lewat keterangan foto yang memperlihatkan Susi bersama putri Soeharto Siti Hardijanti Rukmana dan Titiek Soeharto.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan