oleh

Pemerintahan Trump Lakukan Penipuan Penyediaan Vaksin?

NEW YORK – Pemerintahan Presiden Donald Trump dituduh melakukan penipuan pada janjinya untuk segera mendistribusikan jutaan dosis vaksin COVID-19 dari persediaan yang disebutkan menteri kesehatan Amerika Serikat, yang ternyata tidak ada.

Pada Jumat (15/1), sejumlah gubernur negara bagian di AS menyatakan kekecewaan mereka setelah mengetahui tidak ada persediaan vaksin, yang sebelumnya dijanjikan oleh Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar sebagai cadangan untuk membantu memacu peluncuran dosis pertama kepada mereka yang paling membutuhkan vaksin.

Baca Juga:  Rindu Mekkah? Wisata Peradaban Islam Ini Segera Dibangun, Usung Konsep Masjid Istimewa

“Tadi malam saya menerima berita yang menggelisahkan, dikonfirmasi kepada saya secara langsung oleh Jenderal (Gustave) Perna dari Operation Warp Speed: negara bagian tidak akan menerima peningkatan pengiriman vaksin dari pasokan nasional minggu depan, karena tidak ada cadangan dosis (di pemerintah) federal,” kata Gubernur Oregon Kate Brown melalui Twitter, dilansir dari antaranews, Sabtu (16/1).

“Ini adalah penipuan dalam skala nasional,” Brown menambahkan.

Baca Juga:  Sindikat Internasional, Polres Jakut Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 310 Kg 

Harian The Washington Post melaporkan pada Jumat bahwa pemerintah federal kehabisan cadangan vaksinnya pada akhir Desember dan tidak memiliki cadangan dosis yang tersisa.

Gubernur California Gavin Newsom, yang muncul di Stadion Dodger di Los Angeles untuk pembukaan pusat inokulasi massal, mengatakan Azar dan Wakil Presiden Mike Pence –pada konferensi virtual minggu ini dengan para gubernur– telah berkomitmen untuk merilis cadangan vaksin, yang menurut Newsom termasuk dari 50 juta dosis yang disimpan di Michigan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga