Deddy Corbuzier: Syekh Ali Jaber Sosok yang Luar Biasa

Deddy Corbuzier yang mulanya dikenal sebagai mentalis yang populer di Indonesia dan saat ini terkenal dengan Podcast Close the Door miliknya, ikut membagikan kenangannya saat bersama Syekh Ali Jaber yang wafat pada Kamis, (14/1). Ia mengunggah fotonya saat salat diimami oleh sang Ulama asal Madinah itu di akun Instagram pribadinya, menuliskan belasungkawanya terhadap sosok Ulama yang terkenal dengan ketenangan dan kesejukan akhlaknya itu.

“Innalillahi wa innalillahi rojiun @syekh.alijaber There is no hurting, no suffering, and no pain in Heaven. Will be miss you (Tidak ada rasa sakit, tidak ada penderitaan, dan tidak ada rasa sakit di Surga. Kami akan merindukanmu),” tulis Deddy.

Selain itu, melalui akun Youtube dan podcast-nya, Deddy juga menceritakan saat Syekh Ali Jaber menjadi salah satu tamu di podcast Deddy, satu hari setelah insiden penusukan yang melukai sang Ulama. Deddy mengatakan, kedatangan Syekh Ali Jaber waktu itu adalah untuk mengabarkan kepada jamaahnya bahwa ia baik-baik saja.

“Beliau datang ke podcast ini pada saat itu punya satu misi, adalah untuk menenangkan rakyat Indonesia supaya tidak terjadi kerusuhan, keramaian, keributan, yang mendukung atau membela beliau, tujuannya adalah memviralkan bahwa beliau tidak apa-apa ditusuk, supaya orang-orang tenang, sabar, dan tidak marah-marah,”papar Deddy.

Lebih lanjut, ia menceritakan alasan ulama yang pernah menjadi Juri Hafiz itu ke podcast-nya dalam rangka untuk menenangkan jamaahnya, agar tidak terjadi keributan atau kerusuhan yang diatasnamakan untuk membelanya. “Ya harus, kenapa harus karena saya harus menjelaskan bahwa saya ditusuk itu ya sudah, masalah saya, masalah Allah, saya menyelesaikannya sendiri tanpa harus ada keributan, tanpa harus adanya nanti masalah baru yang terjadi di mana-mana hanya karena saya ditusuk, dia bilang hanya karena saya,”ungkap Deddy yang takjub dengan kebaikan hati almarhum ketika menceritakan kembali apa yang dikatakan oleh almarhum Syekh Ali Jaber.

“Orang yang sebaik itu, orang yang mencoba untuk membuat Indonesia lebih baik, mencoba untuk membuat Pancasila nkri menjadi indah, dipanggilnya cepet banget,”tuturnya seraya terisak.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan