Ribuan Buruh Cianjur Kepung Pendopo, Minta UMK 2021 Naik 8 Persen

Sementara itu, Pjs Bu­pati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim mengatakan, yang menjadi alasan Pemda tidak menaikan upah di awal 2021 ini karena berba­gai pertimbangan.

“Pertimbangan mana mungkin ya pertimbangan data makro pertumbuhan ekonomi inflasi terus pe­luang investasi dan seba­gainya. Tadi saya juga jelas­kan beberapa perusahaan itu ada yang mengurangi pegawai, ada yang tutup dan sebagainya. Itu menu­rut saya perkembangan yang logis bisa dijelaskan ke mereka,” kata dia kepada Wartawan usai melakukan audiensi dengan Aliansi Buruh, pada Rabu (25/11) malam.

Ia melanjutkan, jika mis­alnya dengan tidak naik upah ada kemungkinan lapangan pekerjaan baru malah terbuka.

“Saya pikir situasi seka­rang bisa bertahan saja su­dah hebat. Hotel saja paling seminggu berapa, ada yang masuk ke hotel juga hebat apalagi di Jakarta di lock­down. Orang tidak mau lagi datang ke sini, mereka juga sama kena imbasnya juga kalau dinaikkan ada kemungkinan perusahaan tutup,” katanya.

Secara Indonesia, lanjut dia, dari sekian perusahaan ada yang tutup, dan di Cian­jur juga ada data seperti itu beberapa perusahaan yang besar.

“Beberapa perusahaan be­sar sudah kelihatan mengu­rangi aktivitasnya, produktivi­tasnya yang pasti pertumbu­han ekonomi bisa jadi mines,” katanya.(yis/job3/sri)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan