oleh

Rasis Bayangi Kebangkitan Schalke

Kiper Schalke Frederik Ronnow berjasa besar menjaga gawang timnya, setelah ia menggagalkan sejumlah peluang bagus dari Union pada babak pertama.

Ia kembali mampu menggagalkan peluang milik Christopher Lenz pada menit ke-47.

Namun kiper Denmark itu tidak berdaya saat Trimmel melepaskan umpan silang dan Friedrich menyambutnya dengan tandukan untuk membobol gawang tuan rumah.

Sayang, hasil laga tersebut dinodai oleh kasus rasis. Para penggemar Schalke melakukan pelecehan rasial kepada bintang Borussia Dortmund Youssoufa Moukoko. Pemain berusia 15 tahun itu diperlakukan tak senonoh saat laga U-19 antara kedua tim.

“Kami hanya bisa meminta maaf atas perilaku beberapa fans kami terhadap Youssoufa Moukoko pada pertandingan hari ini U-19,” pernyataan maaf klub tersebut dilakukan dalam tweet setelah pertandingan derby lokal, menggunakan tagar ‘NoToRacism.’ Kedua klub tersebut berbasis di wilayah Ruhr Jerman.

Dalam laga tersebut, Moukoko mencetak tiga gol usai mengalahkan Schalke 3-2 di derby tersebut. Komite Pengendali Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menjelaskan, akan memeriksa kemungkinan penghinaan rasis” terhadap Moukoko. “Asosiasi Sepak Bola Jerman tidak mentolerir segala bentuk rasisme dan menentang segala bentuknya,” kata Thomas Bergmann, anggota Komite Kontrol DFB. (fin/tgr).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.