oleh

Tiga Lembaga Kawal Pemulihan Ekonomi Jabar

BANDUNG – Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) Jawa Barat akan membentuk pusat krisis sektor dan jasa keuangan dalam waktu dekat.

Ketua OJK Jabar yang juga Wakil Ketua Divisi Kebijakan Ekonomi dan Jasa Keuangan PED Jabar, Triana Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menyukseskan program pemulihan ekonomi dalam sektor jasa keuangan bersama Komite PED Jabar.

Baca Juga:  6 Poin yang Harus Diperhatikan Pria Jika Ingin Bikin Wanita Tertarik

“OJK Jabar akan memetakan dan memberi analisa berkala tentang kinerja sektor ekonomi dalam prespektif jasa keuangan,” kata Triana di Bandung, Senin (19/10).

Guna membantu kerja PED dan mendorong pemulihan ekonomi di Jabar, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwbI) Jabar dan OJK akan menempatkan staf khusus dalam Komite PED Jabar. Tujuannya untuk memantau kinerja jasa keuangan di Jabar.

OJK sendiri mencatat pemberian restrukturisasi kredit oleh perbankan di Jawa Barat telah mencapai Rp103,7 triliun dari 1,68 juta debitur. Sedangkan restrukturisasi oleh perusahaan pembiayaan telah mencapai Rp33,16 triliun dari 1,14 juta kontrak pembiayaan.

Baca Juga:  Penjelasan dari Waket MPR Soal Jokowi yang Promosikan Bipang

Sementara itu, realisasi subsidi bunga diberikan kepada 7.500 debitur UMKM di Jabar senilai Rp 21,16 miliar. Ekspansi kredit ke sektor potensial/produktif dari penempatan uang negara di kelompok bank HIMBARA Jabar telah mencapai Rp7,66 triliun atau 82,19% dari rencana ekspansi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga