Oded Inginkan Bursa Ikan Gedebage Hias Dapat Geliatkan Ekonomi

PASTIKAN KUALITAS: Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melihat-lihat kualitas ikan yang dijajakan para pedagang ikan hias usai meresmikan sentral ikan koi di sekitar Gedebage.
PASTIKAN KUALITAS: Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melihat-lihat kualitas ikan yang dijajakan para pedagang ikan hias usai meresmikan sentral ikan koi di sekitar Gedebage.
0 Komentar

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) berupaya untuk membangkitkan geliat ekonomi dengan menggandeng para penggemar ikan hias koi. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap upaya ini dapat menjadikan Bandung sebagai sentra ikan koi.

”Saya sangat mengapresiasi dan mendukung, mudah-mudahan kedepan Bandung menjadi sentra koi karena melihat potensinya yang luar biasa. Tinggal bagaimana inspiratornya bisa meningkatkan,” ujar Oded di Gedebage, Kota Bandung, baru-baru ini.

Pada kesempatan yang sama saat meresmikan Sentra Ikan Hias yang dibarengi dengan Young Koi Show 2020, Oded mengatakan, pada sebuah perlombaan tidak hanya melihat persaingan kualitas dan silaturahmi. Tetapi juga turut melibatkan aspek lain seperti sektor ekonomi.

Baca Juga:Pasar Tradisional Harus Bangkit22 Desa di Garut akan Terdampak Tsunami

Menurutnya, dampak perekonomian dari perhelatan kontes tersebut bisa terasa secara langsung. Kontes ini dapat mendorong peternak ikan koi lokal untuk lebih berkembang.

”Adanya pentas ikan koi bisa meningkatkan roda ekonomi di Kota Bandung,” ujarnya.

Senada dengan Oded, Kepala Pasar Ikan Hias Gedebage, Mahfud Solaiman mengatakan, ekonomi kerakyatan juga turut terdorong dengan adanya perhelatan kontes ikan koi yang cukup besar ini. Dia juga turut mengapresiasi Pemkot Bandung yang akan turut serta mengembangkan potensi ikan hias koi di Kota Bandung.

”Melibatkan cukup banyak orang secara langsung dan tidak langsung. Yang namanya hobi harus ada acara dan otomatis (roda) ekonomi bergerak karena ada efek domino di situ,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga berdampak pada beberapa aspek dalam sektor ekonomi.

”Kalau ada event di Bandung itu peserta dari luar kota masuk hotel, pedagang sekitar tergerak, penyewaan fasilitas lainnya juga,” imbuhnya.

Berdasarkan penuturan Mahfud, kegiatan ini melibatkan 2.318 peserta yang terbagi ke dalam lima kelas dengan 22 varian ikan koi. Peserta tersebut ada yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, bahkan hingga Singapura.

Baca Juga:Kebutuhan Darah Meningkat, PMI Gelar Donor Saat PendemiAncaman Klaster Baru Saat Unjuk Rasa

Kontes ikan koi Wali Kota Bandung Cup 2020 ini baru digelar pertama kali selama dua hari, yakni dari 2-4 Oktober 2020.

”Pada gelaran kontes ikan koi di Bandung ini termasuk rekor dengan peserta terbanyak dan berskala internasional,” tandasnya.(mg7/ziz)

0 Komentar