Program Guru Keliling di 5 Kecamatan Ciamis Dihentikan

Program Guru Keliling di 5 Kecamatan Ciamis Dihentikan
GULING: Program guru keliling (guling) yang dilakukan di 5 kecamatan Kabupaten Ciamisdihentikan karena meningkatnya kasus positif covid-19. Kembali lagi ke sistem daring. (ILUSTRASI)
0 Komentar

CIAMIS – Program guru keliling (guling) lima kecamatan di Kabupaten Ciamis dihentikan menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19.

Saat ini lima kecamatan itu harus menerapkan program belajar daring (dalam jaringan) atau online.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Ciamis Bayu Yudiawan mengatakan, Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berada di lima kecamatan, yakni Cihaurbeuti 1 orang, Sadananya 2 orang, Jatinagara 1 orang, Pamarican 1 orang. Sementara untuk Kecamatan Ciamis memang tidak ada kasus positif, namun suspek yang kontak erat dengan pasien positif cukup tinggi.

Baca Juga:KPU Kabupat­en Sukabumi Verifikasi Keabsahan Ijazah BapaslonAntisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Bandung Siap Terapkan Jam Malam

” Kita berikan rekomendasi ke Dinas Pendidikan untuk menghentikan dahulu belajar guru keliling dengan digantikan oleh belajar daring dahulu,”ujarnya (10/9/2020).

Oleh karena itu, untuk wacana belajar tatap muka otomatis juga tidak mendapatkan izin dilaksanakan di Ciamis khususnya lima kecamatan tersebut.

“Rencana kita akan mulai uji coba belajar KBM tatap muka di bulan september ini, namun dengan meningkatnya covid-19 tentunya belum diizinkan,”ucapnya. (Aldi/RP)

0 Komentar