Dadang M Naser: Mal dan Tempat Wisata Buka, Pengajian Harus Berjalan

Dadang M Naser: Mal dan Tempat Wisata Buka, Pengajian Harus Berjalan
FOKUS BERDOA: Bupati Bandung Dadang M. Naser (kedua kanan) bersama para tokoh Agama, Ulama Kabupaten Bandung ikuti doa bersama menyambut tahun baru Islam 1442 Hijriah.
0 Komentar

SOREANG – Bupati Bandung Dadang M. Naser mengajak masyarakat mengawali tahun baru Islam melalui kegiatan yang positif dan diisi dengan renungan dan do’a.

Meski ditengah masa pandemi covid-19, antusias masyarakat religius khususnya warga masyarakat tetap melaksanakan perayaan tahun bary Islam 1442 Hijriah. ”Mari kita meriahkan 1 Muharram, yang hampir berbarengan dengan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI ini, dengan berzikir dan berselawat. Hindari kegiatan hura-hura, terlebih saat ini kita masih dalam situasi penyebaran wabah covid-19,” kata Dadang saat memberikan sambutan acara Berzikir dan Berselawat, belum lama ini.

Dirinya merasa bersyukur, di tengah penyebaran covid-19 yang melanda 219 Negara. Pihaknya  masih bisa menyelenggarakan kegiatan tersebut, produktivitas masyarakat dari sisi religius, harus terjaga meskipun dihadang pandemi global.

Baca Juga:Pasangan Pengantin Kena Sanksi Denda Rp 500 RibuSatpol PP ‘Sikat’ PSK

”Jika mal dan tempat wisata sudah buka dan mulai ramai, maka pengajian dan majelis taklim di masjid-masjid juga harus berjalan. Secara religius, kita harus tetap produktif. Di antaranya mencari ilmu pengetahuan, berzikir, bersyukur, bertafakur dan berselawat, untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan kita,” jelasnya.

Namun demikian ia mengimbau, agar protokol kesehatan pencegahan covid-19 tetap diterapkan, di manapun dan dalam kegiatan apapun. Di antaranya memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak saat berinteraksi sosial. ”Virus corona itu tidak terlihat, tapi nyata adanya. Oleh karena itu, kewaspadaan harus tetap kita jaga. Jaga imun, jaga iman, Insyaa Allah aman,” tegasnya.

Dirinya berharap, masyarakat menjadikan momentum tahun baru sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri. ”Apa yang telah kita lakukan tahun lalu dan apa yang kita rencanakan di tahun depan. Kita berhijrah, dengan memperbaiki hal yang kurang di tahun kemarin, dan berbuat hal yang lebih baik lagi di masa mendatang. Selamat tinggal 1441 H, selamat datang 1442 H,” pungkasnya. (yul/rus)

0 Komentar